TNI-Polri Diminta Siapkan Pasukan Ahli Teknologi Digital

Rapim TNI-Polri tahun ini mengusung tema "TNI-Polri Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional dan Reformasi Struktural".  

Jokowi mengingatkan kepada seluruh personel TNI dan Polri agar segera berbenah diri untuk menghadapi perkembangan transformasi digital di masa mendatang. 

Ke depan, dia berharap prajurit TNI dan Polri memiliki talent-talent atau personel yang benar-benar menguasai teknologi digital. Sebab, saat ini dunia kriminal pun sudah mengarah ke transformasi digital.

Jokowi menyatakan hal tersebut dalam sambutannya dalam acara Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri tahun 2022 yang digelar di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, 1 Maret 2022.  

"Di TNI-Polri harus memiliki talent digital, karena eranya sudah seperti ini, harus punya jago-jago AI (Artificial Intelligence), load computing, digital design, ngerti digital marketing, ngerti harus ngerti," kata Presiden Jokowi. 

"Karena nanti keseharian kita bergelut dengan itu. Kalau penegak hukum Polri tidak ngerti seperti yang tadi saya sampaikan, gimana? Kejahatan pun mungkin bergeser dari yang tadinya konvensional menjadi ke yang berkaitan dengan digital. Dan sekarang ini sudah terjadi. TNI-Polri harus memiliki talent digital. Karena pertarungan kita ke depan, teknologi, teknologi," tambahnya. 

Rapim TNI-Polri tahun ini mengusung tema "TNI-Polri Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional dan Reformasi Struktural".  

Rapim TNI-Polri digelar secara online dan offline yang diikuti oleh 392 Pati TNI-Polri yang terdiri dari 166 Pati hadir secara langsung, dan 266 Pati secara daring atau virtual.

Rapim tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Staf Angkatan, Kapolri Jenderal Pol. Sigit Sulistyo, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin, hingga Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman.



Share: