VSAT Manpack adalah perangkat satelit dengan jangkauan tidak terbatas yang bisa dibawa dan mudah diinstalasi.
TNI AD kini telah dilengkapi teknologi komunikasi termutakir yang memungkinkan semua anggota saling berkomunikasi bahkan di wilayah terpencil.
Selama ini, TNI AD cukup kesulitan melakukan komunikasi dengan anggota-anggota mereka yang berada di wilayah sangat terpencil.
Namun dengan adanya VSAT Manpack ini, semua masalah itu bisa diatasi dengan mudah.
Untuk aktivasi VSAT Manpack juga hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit sehingga sangat praktis digunakan.

VSAT Manpack juga bisa dengan mudah dipindah karena ukurannya yang tidak terlalu besar sehingga cocok untuk berbagai misi TNI AD.
Dikutip ZonaJakarta dari video di kanal YouTube TNI AD, KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa juga ikut langsung dalam mencoba teknologi terbaru ini.
VSAT (very small aperture terminal) Manpack adalah perangkat satelit dengan jangkauan tidak terbatas yang bisa dibawa dan mudah diinstalasi.
Perangkat ini dibuat untuk bisa menjangkau daerah terluar atau paling terpencil di Indonesia agar komunikasi antar anggota TNI AD semakin lancar.
Proses komunikasi yang lancar tentu berdampak baik dalam penyelesaian misi atau tugas yang diemban TNI AD.
"Perangkat ini sudah dilengkapi dengan auto-track system, artinya bahwa alat ini bisa mendeteksi satelit dengan otomatis," jelas Letkol Chb Bambang Agung P, Danyon Hub Pushubad TNI AD.
"VSAT Manpack ini mampu memberikan akses untuk dapat mengintegrasikan alat komunikasi yang saat ini existing di TNI Angkatan Darat,"
"Saya beri contoh kita menggunakan radio HT yang berbasis IP Base. Kita bisa menggunakan itu dengan sumber akses yang disediakan oleh VSAT Manpack," lanjut Letkol Chb Bambang Agung P.
Untuk langkah awal pelatihan, TNI AD melatih 30 perajurit yang dibagi menjadi 3 tim untuk melakukan instalasi VSAT Manpack.
Diharapkan nantinya semua personel yang bertugas bisa melakukan instalasi VSAT Manpack secara mandiri.
VSAT Manpack terdiri dari:
- Antena Manpack
- Controller Antena Manpack
- Modem
- Laptop (layarnya bisa dilepas jika melakukan tugas jarak jauh)
- Kamera luar
- Telepon seluler untuk penghubung antar anggota TNI AD
- Wi-Fi
- Sumber daya mengunakan genset, baterai dan solar panel.
Jenderal TNI Andika Perkasa juga sudah mencoba kecanggihan VSAT Manpack ini untuk berkomunikasi dengan distrik Eragayam di Papua.
Hasilnya cukup memuaskan karena virtual conference bisa berjalan dengan sangat lancar dan mudah.
Padahal sebelumnya cukup sulit melakukan komunikasi dengan anggota TNI AD di distrik Eragayam, Papua.
Fasilitas VSAT Manpack ini bisa diinstalasi hanya dalam waktu 5 menit dan diharapkan bisa bermanfaat untuk sistem komunikasi TNI Angkatan Darat. (ZJ)




