Thailand Ungkap Bukti Kamboja Gunakan Desa-Desa sebagai Pangkalan Militer

Militer Thailand mengungkapkan bukti bahwa Kamboja menggunakan desa-desa sebagai pangkalan militer untuk menargetkan pasukan Thailand, dengan serangan yang terus berlanjut di beberapa daerah.


Bangkok, Suarathailand- Juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand Laksamana Muda Surasant Kongsiri menyatakan militer Thailand memiliki bukti yang menunjukkan Kamboja menggunakan lokasi desa sebagai perlindungan dan pangkalan untuk melancarkan serangan terhadap pasukan Thailand.

Thailand bermaksud mengumpulkan bukti ini untuk menarik perhatian internasional terhadap tindakan brutal Kamboja yang melanggar hak asasi manusia dan konvensi internasional.

Sejak 21 Desember, Kamboja telah melancarkan serangan ke arah distrik Aranyaprathet di provinsi Sa Kaeo, yang mendorong Thailand untuk mengeluarkan perintah evakuasi darurat bagi warga di daerah yang terkena dampak.

Di perbatasan Thmor Da Casino di provinsi Trat, Angkatan Laut Kerajaan Thailand, bekerja sama dengan Angkatan Udara Kerajaan Thailand, telah berhasil menguasai wilayah tersebut. Namun, Kamboja terus menyerang warga sipil, menjatuhkan peluru di daerah pertanian dan merusak penyimpanan beras.

Selain itu, artileri berat yang ditembakkan oleh pasukan Kamboja menghantam posisi Thailand.

Kolonel Richa Suksuwanon, wakil juru bicara Angkatan Darat Kerajaan Thailand, berkomentar bahwa di Area Angkatan Darat Kedua, situasi semakin stabil dengan pasukan Thailand secara bertahap mengamankan dan memperkuat posisi.

Namun, Kamboja terus melancarkan serangan, meskipun intensitasnya telah berkurang. Militer Thailand merespons untuk membela diri, membalas serangan untuk menetralisir ancaman lebih lanjut.

Di Area Angkatan Darat Pertama, operasi telah berlangsung sejak 21 Desember, dengan Satuan Tugas Burapha terlibat untuk merebut kembali wilayah-wilayah penting seperti Ban Khlong Phaeng, Ban Nong Ya Kaew, dan Ban Nong Chan.

Wilayah-wilayah ini, yang telah lama diduduki oleh Kamboja, kini secara aktif direbut kembali oleh pasukan Thailand, meskipun masih berada di bawah operasi militer yang intensif. Baik wilayah militer maupun sipil telah sangat terpengaruh oleh serangan yang sedang berlangsung ini.

Share: