Thailand sudah menyiaplam Rp5,9 Triliun untuk pengadaan empat unit F-35 Lightning II.
Thailand dilaporkan memiliki minat besar memiliki pesawat tempur siluman F-35 Lockheed Martin Amerika Serikat.
Thailand masih menunggu izin pemerintah Amerika Serikat untuk bisa memboyong jet siluman tersebut.
Tim Cahill, wakil Presiden senior Lockheed Martin membenarkan bahwa Thailand berminat membeli pesawat tempur siluman F-35. Hal itu disampaikan Cahill di sela sela Singapore Airshow.
Royal Thai Air Force (RTAF) pada bulan Januari 2022 bahkan telah menyisihkan dana sebesar $413 Juta (Rp5,9 Triliun), untuk pengadaan empat unit F-35 Lightning II, tetapi Kepala Staff RTAF membuka peluang untuk menambah jumlahnya menjadi delapan unit.
“Ini akan menjadi keputusan kebijakan pemerintah Amerika Serikat dan sejujurnya saya tidak tau keputusan mereka akan menjatuhkannya” kata Cahill.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan tidak mengkonfirmasi atau mengomentari transfer atau penjualan pertahanan yang diusulkan sampai mereka secara resmi diberitahukan kepada Kongres.
Pesawat Lockheed Martin F-35 merupakan pesawat tempur Generasi ke 5 dan dianggap sebagai benda ekspor yang sangat sensitif. Pesawat ini hanya dijual ke sekutu terdekat Amerika Serikat. Di kawasan Indo-Pasifik, hanya Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Singapura yang menerbangkan jet tersebut. (mm)




