Area Angkatan Darat Kedua Thailand mengatakan telah menyita sebuah alat peledak improvisasi (IED) dari area militer di bawah kendali Kamboja.
Kamboja, Suarathailand- Area Angkatan Darat Kedua Thailand telah mengungkapkan detail penyitaan alat peledak improvisasi (IED) dari area militer di bawah kendali Kamboja, setelah apa yang digambarkan sebagai penyusupan untuk mendirikan pangkalan operasi militer dan menggunakan lokasi tersebut untuk menyimpan senjata dan peralatan.

Inspeksi menemukan IED buatan sendiri yang dirakit menggunakan ranjau anti-tank TM-57 yang dikombinasikan dengan bahan peledak komposit C-4 atau bahan peledak tinggi lainnya, detonator listrik, kabel, pecahan logam, dan komponen tambahan lainnya.
Area Angkatan Darat Kedua mengatakan temuan tersebut menunjukkan bahwa TM-57 telah dimodifikasi menjadi senjata improvisasi, yang berpotensi dimaksudkan sebagai bahan peledak terarah atau perangkat yang dapat diledakkan dari jarak jauh.
Area Angkatan Darat Kedua mengatakan analisisnya menyoroti tiga pengamatan utama:
-Peralatan standar militer digunakan dan diadaptasi menjadi IED.
-Komponen-komponen tersebut menunjukkan niat untuk menghasilkan ledakan dahsyat.
-Sistem pemicunya mungkin dapat dikendalikan, atau perangkat tersebut mungkin ditempatkan sebagai jebakan.

Area Angkatan Darat Kedua Thailand mengatakan tindakan yang diduga tersebut merupakan ancaman terhadap keselamatan personel Thailand dan dapat menyebabkan korban jiwa bagi siapa pun yang memasuki area tersebut.




