Thailand Sita 2 Juta Inhaler Herbal Beracun Senilai Rp61 Miliar dari Pabrik Ilegal

FDA Thailand menyita lebih dari 2 juta inhaler herbal senilai 120 juta baht (Rp61 miliar) dari empat pabrik ilegal yang memproduksi produk terkontaminasi dan tidak disetujui.


Bangkok, Suarathailand- Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA), bekerja sama dengan Divisi Kepolisian Perlindungan Konsumen (CPPD) dan Dinas Kesehatan Masyarakat Provinsi Samut Sakhon, telah menyita lebih dari 2 juta inhaler herbal senilai lebih dari 120 juta baht dari empat lokasi produksi ilegal. 

Penggerebekan ini menyusul temuan laboratorium yang menunjukkan bahwa Inhaler Herbal Hong Thai terkontaminasi mikroorganisme berbahaya.

Investigasi polisi mengungkapkan bahwa meskipun perusahaan tersebut telah memperoleh izin produksi untuk pabrik yang berlokasi di Bang Phai, Distrik Bang Khae, Bangkok, perusahaan tersebut diam-diam memproduksi produk herbal tersebut di tempat lain tanpa persetujuan FDA — sebuah pelanggaran serius terhadap undang-undang kesehatan masyarakat.

Pada 30 Oktober, pihak berwenang melakukan penggerebekan di empat lokasi produksi dan penyimpanan ilegal, menyita sembilan jenis produk herbal dengan total lebih dari 2.350.000 item, dengan perkiraan nilai melebihi 120 juta baht.

Supatra Boonserm, Sekretaris Jenderal FDA, menekankan bahwa para pengusaha harus mematuhi hukum secara ketat, memperingatkan bahwa memproduksi atau menjual obat-obatan herbal palsu dapat dikenakan hukuman maksimal sepuluh tahun penjara, denda hingga satu juta baht, atau keduanya.

Ia menambahkan bahwa FDA akan segera memulai penarikan semua inhaler herbal palsu atau tidak aman yang terkait dengan kasus ini. Sampel telah dikirim ke Departemen Ilmu Kedokteran untuk analisis lebih lanjut, dan hasilnya akan segera diumumkan kepada publik.

“Inhaler herbal Hong Thai yang terkontaminasi yang ditemukan di keempat fasilitas tidak resmi ini hadir dalam berbagai formulasi dan batch produksi. Produk yang dibuat di lokasi ilegal tersebut tidak dapat dijamin keamanan atau kualitasnya dan mungkin mengandung zat berbahaya yang membahayakan kesehatan,” ujar Supatra.

Ia mengimbau konsumen untuk berhati-hati saat membeli produk herbal, dengan memeriksa secara saksama tanda-tanda penyimpangan atau label yang tidak sah.

Konsumen yang menemukan produk yang mencurigakan atau tidak berizin diimbau untuk melaporkannya melalui hotline FDA 1556 atau di kantor kesehatan masyarakat provinsi di seluruh negeri.

Periksa dan hindari: Konsumen diimbau untuk memeriksa produk inhaler herbal mereka, terutama merek-merek populer seperti Hong Thai, dan menghindari penggunaan batch yang diidentifikasi oleh FDA sebagai terkontaminasi mikroorganisme.

Beli dari sumber tepercaya: Demi keamanan, produk herbal sebaiknya hanya dibeli dari penjual tepercaya dan resmi.

Cari pertolongan medis: Jika Anda menghirup produk ini dan mengalami gejala pernapasan yang tidak normal, segera konsultasikan dengan dokter.

TAG

FDA

Share: