Thailand Siapkan 23 Hotel untuk Pasien Covid-19

Delapan belas provinsi termasuk Bangkok telah diberi label sebagai zona merah Covid-19.

Thailand melaporkan 1.582 Kasus Baru Covid-19 pada hari Jumat (16/4). Angka ini jadi rekor harian kelima kasus Covid-19 di Thailand. 

Semua kasus positif harus dirawat di bawah aturan Thailand, dengan 10.461 pasien yang dirawat, sektor medis dapat ditempatkan di bawah tekanan tambahan.

Pihak berwenang juga mengumumkan penutupan bar, panti pijat, dan sekolah mulai Minggu selama setidaknya dua minggu untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Penjualan alkohol di restoran dilarang dan aktivitas yang melibatkan lebih dari 50 orang juga dilarang, kata juru bicara satuan tugas virus korona Taweesin Wisanuyothin.

Delapan belas provinsi termasuk Bangkok telah diberi label sebagai zona merah di mana restoran dan toko serba ada tutup lebih awal, dan di bagian lain negara dikategorikan sebagai zona oranye.

Lebih dari 20.000 tempat tidur telah disiapkan di rumah sakit lapangan di seluruh negeri di pusat komunitas dan pusat kebugaran. Hotel dan rumah sakit juga bermitra untuk mendirikan "rumah sakit" untuk merawat pasien tanpa gejala, kata kementerian kesehatan.

Lima ribu tempat tidur di 23 hotel telah disiapkan, katanya dalam sebuah pernyataan. Sekitar 2.000 tempat tidur ditempati dan 7.000 lagi dapat ditambahkan.

Hotel-hotel yang sudah menjamu pelancong ke Thailand untuk karantina adalah posisi terbaik untuk ini, Marisa Sukosol Nunbhakdi, presiden Asosiasi Hotel Thailand, mengatakan kepada Reuters.

"Mereka memiliki semua proses seperti mencegah kontaminasi silang, mengenakan pakaian APD, membersihkan, memastikan lantai tidak dilapisi karpet," katanya.

Hotel mendaftar melalui kementerian kesehatan dan dicocokkan dengan rumah sakit yang membutuhkan tempat tidur tambahan.

Hotel dari fasilitas bintang tiga hingga lima dan sebagian besar berada di pinggiran kota Bangkok, pusat penyebaran terbaru, terdapat  312 infeksi baru pada hari Jumat (16/4).

Thailand sejauh ini berhasil menahan jumlah kasus Covid-19, tetapi wabah baru datang karena banyak yang telah melakukan perjalanan selama liburan tahun baru Songkran minggu ini dan karena tingkat vaksinasi masih rendah.

Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mengatakan pemerintah telah melakukan kontak untuk kemungkinan pengadaan vaksin Sputnik V dan Pfizer (PFE.N). Sejauh ini, mereka memiliki dua juta dosis vaksin Sinovac China dan 117.300 suntikan dari AstraZeneca (AZN.L).

Thailand melaporkan 1.582 kasus baru Covid-19 pada hari Jumat (16/4), menandai jumlah infeksi harian tertinggi sejak dimulainya pandemi.

Kasus baru membuat jumlah total infeksi menjadi 39.038 dengan 97 kematian. (Bangkok Post)

Share: