Hewan yang terkena dampak kebakaran antara lain anjing, kucing, kelinci, ular, burung, ikan aduan siam, dan ayam. Tidak ada orang yang terluka dalam insiden tersebut.
Lebih dari 1.000 hewan peliharaan dan ikan hias dilaporkan tewas setelah kebakaran terjadi di Pasar Chatuchak di Bangkok pada Selasa (11 Juni) dini hari.
Api berkobar pada pukul 4.30 pagi, menghanguskan seluruh 118 toko di Pasar Sri Somrat, yang dianggap sebagai zona kesayangan Pasar Chatuchak.

Hewan yang terkena dampak kebakaran antara lain anjing, kucing, kelinci, ular, burung, ikan aduan siam, dan ayam. Tidak ada orang yang terluka dalam insiden tersebut.
Lebih dari 10 truk air dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk memadamkan api. Investigasi sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Sementara itu, Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt telah menginstruksikan para pejabat untuk membantu para korban insiden tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk membeli hewan peliharaan di pasar untuk membantu pengecer di sana
Seorang penjaga toko burung yang tidak diketahui identitasnya mengatakan kepada pers bahwa kebakaran terjadi saat dia sedang mengawasi burung langka di lantai mezzanine. Dia mendengar erangan binatang tetapi kesulitan bernapas sehingga berlari keluar.

Dia juga mengklaim bahwa kakatua adalah burung termahal dengan harga masing-masing 30.000 baht, dan pemilik toko sedang dalam perjalanan untuk menilai kerusakannya.
Aparat Thailand kini sedang menyelidiki kebakaran yang melanda pasar hewan terkenal ini. (thenation)




