Thailand Pertahankan Gelar Eksportir Anggrek Nomor 1 Dunia

Thailand mengekspor bunga senilai hampir 5,5 miliar baht (Rp27 triliun) selama dua tahun terakhir, dengan AS, Vietnam, dan Jepang sebagai pasar utama


Bangkok, Suarathailand- Thailand mengekspor anggrek senilai 5,43 miliar baht dalam dua tahun terakhir, memperkuat posisinya sebagai eksportir teratas dunia, Departemen Pengembangan Bisnis (DBD) melaporkan pada hari Rabu.

Ekspor tanaman hias Thailand dari tahun 2023 hingga 2024 tumbuh menjadi 9,32 miliar baht (Rp45,5 tiliun), lebih dari separuhnya berasal dari anggrek, kata Oramon Sapthaweetham, direktur jenderal DBD.

Pasar utama untuk tanaman hias Thailand meliputi Amerika Serikat, Vietnam, Jepang, dan Malaysia.

Sebanyak 2.993 bisnis bunga, tanaman hias, dan tanaman tahunan terdaftar di departemen tersebut, dengan modal terdaftar gabungan sebesar 17,6 miliar baht.

Bisnis-bisnis ini melaporkan total pendapatan sebesar 91,51 miliar baht pada tahun 2023 dan laba sebesar 2,47 miliar baht, naik dari 1,84 miliar baht pada tahun 2021.

"Teknologi dan inovasi merupakan pendorong utama pertumbuhan dalam industri ini," kata Oramon, seraya menambahkan bahwa teknologi modern seperti pertanian cerdas mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi, sehingga memberdayakan petani Thailand untuk bersaing di panggung global. 

Ia menyerukan pengembangan lebih lanjut terhadap tenaga kerja dan teknologi pertanian untuk mempertahankan keunggulan Thailand atas para pesaing.

Share: