Finlandia tetap menjadi negara paling bahagia selama delapan tahun berturut-turut.
Bangkok, Suarathailand- Peringkat Thailand telah naik sembilan peringkat ke posisi ke-49 dalam Laporan Kebahagiaan Dunia 2025, kata wakil juru bicara pemerintah Anukool Pruksanusak pada hari Selasa.
Menurut laporan oleh Universitas Oxford dan mitranya, Finlandia tetap menjadi negara paling bahagia selama delapan tahun berturut-turut.

Thailand meningkatkan posisinya dari posisi ke-58 pada tahun 2024, dengan skor rata-rata 6,22. Anukool mengaitkan kenaikan ini dengan perkembangan pesat negara tersebut di Asia.
Ia juga menyoroti bahwa Thailand berada di peringkat tiga negara paling bahagia di kawasan ASEAN, setelah Singapura (ke-34) dan Vietnam (ke-46). Negara-negara ASEAN lainnya termasuk Filipina (ke-57), Malaysia (ke-64), Indonesia (ke-83), Laos (ke-93), Kamboja (ke-124), dan Myanmar (ke-126).
Anukool mencatat bahwa peningkatan peringkat Thailand merupakan hasil dari kemajuan dalam enam bidang utama: persepsi korupsi (0,04), kebebasan (0,93), dukungan sosial (1,55), harapan hidup sehat (0,63), kedermawanan (0,22), dan PDB per kapita (1,43). Ia menekankan bahwa dukungan sosial Thailand berada di peringkat ke-8 secara global, yang mencerminkan ikatan komunitas yang kuat, khususnya di tingkat rumah tangga dan lokal.
Meskipun PDB per kapita Thailand berada di peringkat ke-81 secara global, Anukool menyatakan keyakinannya bahwa ekonomi Thailand akan terus membaik dan menjadi lebih aman.
"Laporan Kebahagiaan Dunia mengevaluasi faktor-faktor yang memengaruhi kebahagiaan global, seperti kondisi ekonomi, dukungan sosial, dan kepercayaan pemerintah, yang membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan di setiap negara," katanya.
Anukool mengakui bahwa meskipun Thailand telah membuat kemajuan yang signifikan, masih ada hal-hal yang perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan dan menjadi negara yang lebih bahagia di masa mendatang.




