Thailand tetap menjadi salah satu tujuan utama bagi wisatawan di seluruh dunia, menurut studi terbaru Visa.
The Visa Global Travel Intentions Study menempatkan Thailand sebagai destinasi pilihan keempat bagi wisatawan internasional.
Studi ini memberi harapan yang baik bagi pengusaha Thailand untuk mempersiapkan diri menghadapi masuknya turis asing.
Thailand berada di belakang Amerika Serikat, Inggris, dan India. Sekitar 30 persen responden memilih Thailand untuk tempat beristirahat, 25 persen untuk melarikan diri dan bersantai, dan 18 persen untuk petualangan dan aktivitas luar ruangan.

Survei online menunjukkan lebih banyak orang mencari lebih banyak aktivitas, termasuk bepergian untuk membantu mereka melepaskan stres sehari-hari.
Bangkok, Phuket, Chiang Mai dan Hua Hin adalah destinasi terpopuler di Thailand yang dicari oleh wisatawan di seluruh dunia melalui saluran online. Sedangkan kegiatan yang paling diminati wisatawan adalah pijat tradisional Thailand dan makanan khas Thailand.
Selain itu, menghabiskan waktu di resor spa dan menikmati budaya Thailand seperti mengunjungi kuil-kuil Thailand adalah salah satu atraksi yang banyak dicari wisatawan selama tinggal di negara ini.

Serene Gay, group country manager untuk Asean Region of Visa, mengatakan dia sangat senang bahwa Thailand tetap menjadi salah satu tujuan wisata paling populer di dunia.
Pembukaan kembali negara dan orang asing yang mulai kembali secara signifikan merupakan tanda positif bagi pemulihan industri pariwisata.
Dia mengatakan sektor bisnis Thailand harus siap menyambut wisatawan dan mengubah bisnis mereka untuk memenuhi permintaan baru wisatawan yang berubah dari era pra-Covid-19.
Beberapa kebutuhan seperti tuntutan keamanan dan pembayaran digital atau contactless payment menjadi faktor kunci untuk menopang pertumbuhan bisnis.
“Kami berharap semua informasi ini bermanfaat bagi para pengusaha, baik bisnis besar maupun kecil di Thailand, untuk mempersiapkan pemulihan industri pariwisata. Visa berharap dapat menjadi mitra bisnis mereka sebagai solusi pembayaran digital mereka. Kami ingin menjadi bagian darinya. negara untuk pulih dan kembali ke potensi penuh mereka lagi", kata Gay
Sebelumnya, sebuah studi oleh Asosiasi Perjalanan Asia Pasifik menemukan bahwa industri pariwisata Thailand menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang baik. Diperkirakan jumlah wisatawan akan mencapai 46,96 juta pada akhir 2024. (nation)




