Thailand Peringatkan Kamboja Jika Baku Tembak Terjadi Lagi di Perbatasan

Tentara Thailand memperingatkan Kamboja bahwa mereka akan segera merespons jika baku tembak lintas perbatasan terjadi lagi, setelah sebuah granat mendarat di wilayah Thailand dan pihak lain mengklaim itu tidak disengaja.


Ubon Ratchathani, Suarathailand- Juru bicara Tentara Thailand, Mayjen Winthai Suvaree, mengatakan Satuan Tugas Suranaree di bawah Area Angkatan Darat Kedua melaporkan mendengar satu tembakan dari pihak Kamboja pada pukul 7.40 pagi, Selasa, 6 Januari. 

Granat tersebut memasuki wilayah Thailand di dekat Bukit 469 di distrik Nam Yuen, Ubon Ratchathani.

Pemeriksaan lebih lanjut menemukan bahwa itu adalah granat yang ditembakkan dari pihak Kamboja. Seorang tentara Thailand menderita luka ringan akibat pecahan peluru.

Winthai mengatakan rekan-rekan Kamboja kemudian menghubungi unit-unit Thailand di daerah tersebut, mengklaim tidak ada niat untuk menembak ke Thailand dan menyalahkan kesalahan operasional oleh pasukan Kamboja.

Pasukan Thailand mengeluarkan peringatan dan mendesak Kamboja untuk lebih berhati-hati. Ia mengatakan bahwa jika insiden serupa terjadi lagi, Thailand mungkin perlu melakukan tindakan balasan untuk membela diri. 

Hal itu sesuai dengan aturan tentang penggunaan kekuatan yang proporsional. Ia mendesak Kamboja untuk mematuhi langkah-langkah gencatan senjata secara ketat.

Juru bicara tersebut mengatakan bahwa militer tetap siaga dan memiliki rencana darurat untuk semua kemungkinan skenario guna melindungi kedaulatan Thailand dan menjaga keselamatan jiwa dan harta benda warga negara Thailand.

Di sepanjang perbatasan Kamboja, katanya, pasukan Thailand terus meningkatkan pengawasan dan memantau perkembangan dengan cermat.

Winthai meminta warga untuk tetap percaya pada pendekatan militer Thailand dalam mengelola situasi di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja, dengan mengatakan bahwa kondisi belum mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.

Ia menambahkan bahwa tidak ada penggunaan senjata lebih lanjut yang dilaporkan di daerah lain dan warga di komunitas perbatasan dapat melanjutkan kehidupan sehari-hari mereka seperti biasa. Jika situasinya menjadi lebih mengkhawatirkan, katanya, militer akan segera memberikan informasi terbaru.

Share: