Thailand Pastikan Vaksin Sinovac Aman untuk Warga di Atas Usia 60

Hasil studi independen, kata Dr Sophon, menghilangkan keraguan yang tersisa tentang keamanan suntikan Sinovac untuk warga lanjut usia.

Warga lansia tidak perlu khawatir untuk diinokulasi dengan vaksin Covid-19 Sinovac, karena sebuah penelitian yang dilakukan di China telah mengkonfirmasi vaksin ini aman untuk digunakan pada orang dewasa di atas usia 60, kata Sophon Mekhton, asisten Menteri Kesehatan Masyarakat dan ketua sub-komite pengelolaan vaksin Covid-19 Thailand.

Hasil studi independen, kata Dr Sophon, menghilangkan keraguan yang tersisa tentang keamanan suntikan Sinovac untuk warga lanjut usia.

Dr Sophon mengatakan banyak yang telah menerima suntikan Sinovac di seluruh dunia dan vaksin itu terbukti aman.

Studi tersebut menemukan vaksin perusahaan, yang menggunakan partikel virus yang ditumbuhkan kultur untuk merangsang respons kekebalan tubuh, efektif dan aman, yang meyakinkan, tambahnya.

Menanggapi pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya mengenai vaksin Sinovac, Dr Sophon mengimbau masyarakat untuk tidak berpegang teguh pada informasi lama.

WHO sebelumnya mengatakan penilaian independen terhadap suntikan Sinovac menunjukkan vaksin tersebut memiliki risiko rendah efek samping yang serius untuk orang dewasa di atas 60 tahun.

Namun, penelitian yang sama mendukung klaim Sinovac bahwa dua dosis suntikan dapat secara efektif dan aman mencegah penularan virus pada kelompok usia lain.

Vaksin AstraZeneca yang akan siap dalam waktu sekitar satu bulan, pada akhirnya akan menjadi vaksin Covid-19 utama untuk individu yang berusia di atas 60 tahun.

AstraZeneca telah menjadi vaksin pilihan bagi lansia di Thailand, meskipun kekurangan pasokan telah mendorong beralih ke Sinovac.

Jumat lalu, komite penyakit menular nasional menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 Sinovac untuk orang di atas 60 tahun.

Dr Sophon mengatakan semua vaksin memiliki peluang untuk menyebabkan efek samping negatif, meskipun kemungkinannya sangat kecil, sebelum memastikan pemerintah memiliki rencana jika warga senior yang divaksinasi dengan vaksin Sinovac mengembangkan efek samping yang tidak diinginkan.

Thailand telah mengimpor 3,5 juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac hingga saat ini. 500.000 dosis lagi yang disumbangkan oleh China akan tiba minggu ini, sementara dua juta yang dibeli oleh Organisasi Farmasi Pemerintah akan dikirimkan akhir bulan ini.

Sementara itu, Anusorn Tamajai, mantan dekan Fakultas Ekonomi Universitas Rangsit, mengatakan pemerintah harus memberi bantuan  8-12 juta baht kepada setiap keluarga yang anggotanya terbukti meninggal setelah divaksinasi Covid-19.

Skema ini akan meningkatkan kepercayaan orang terhadap vaksin, katanya. Selain itu  petugas kesehatan masyarakat harus dibayar lebih untuk kerja keras, pengorbanan dan bahaya yang mereka hadapi dari virus tersebut. (Bangkok Post)

Share: