Thailand pertama melakukan vaksinasi pada kelompok rentan pada Mei 2021.
Thailand mengumumkan akan memberi vaksin Covid-19 pada 1 juta warganya yang masuk kategori rentan pada Mei.
Selanjutnya Thailand akan memulai vaksinasi massal pada Juni 2021 dengan target menyuntikkan vaksin 10 juta dosis dalam sebulan.
Pengumuman ini adalah tahap pertama vaksinasi untuk setengah dari 70 juta populasi Thailand.
Empat bulan pertama akan digunakan untuk mengelola 2 juta dosis vaksin Biotek Sinovac, dan akan tiba bulan ini. Vaksin ini untuk pekerja medis yang merupakan garis depan di daerah berisiko tinggi.

Pada fase kedua, antara Juni dan Desember, pihak berwenang berencana untuk memberikan 10 juta dosis setiap bulan hingga Desember, menggunakan 61 juta dosis vaksin AstraZeneca. Dan vaksin ini akan diproduksi secara lokal mulai bulan Juni oleh Siam Bioscience.
Sekitar 1.000 rumah sakit sedang disiapkan. Masing-masing mampu melakukan vaksinasi 500 dosis per hari, dan lebih dari 20 hari menghasilkan 10 juta dosis per bulan.
Sekitar 1.000 rumah sakit sedang disiapkan. Masing-masing mampu melakukan vaksinasi 500 dosis per hari, dan lebih dari 20 hari menghasilkan 10 juta dosis per bulan.
Thailand berencana untuk memvaksinasi sekitar 60 persen populasi orang dewasa pada akhir tahun 2021. Langkah ini untuk lebih mendekati "kekebalan kelompok".
Thailand memiliki infeksi yang relatif sedikit untuk ukuran populasinya dibandingkan dengan kebanyakan negara yang lain. Kasus Covid-19 di Thailand tercatat sebanyak 24.104 dengan 80 kematian. Sekitar 80 persen kasusnya telah terdeteksi dalam dua bulan terakhir. (Channelnewsasia)




