Thailand Luncurkan Kereta Baru Tujuan Laos, Tarif Mulai Rp125 Ribu

Layanan kereta ini akan memfasilitasi perjalanan antara kedua negara dengan tiket tersedia untuk pembelian di muka hingga 180 hari.

Kereta ini bertujuan menjadi hub regional di bawah inisiatif Ignite Thailand.


State Railway of Thailand (SRT) meluncurkan layanan kereta penumpang baru antara Bangkok dan Vientiane, Laos, mulai besok, 13 Juli 2024. Layanan kereta ini akan memfasilitasi perjalanan antara kedua negara dengan tiket tersedia untuk pembelian di muka hingga 180 hari.

Rute baru ini akan mengoperasikan dua perjalanan pulang pergi setiap hari, menampilkan tiga kelas layanan, kursi kelas tiga dengan pendingin kipas dengan 152 kursi yang tersedia, kursi ber-AC kelas dua dengan 64 kursi, dan tempat tidur tidur ber-AC kelas dua. dengan 30 tempat tidur.

Selain itu, rute lain antara Udon Thani dan Vientiane juga akan mengoperasikan dua perjalanan pulang pergi, sehingga totalnya ada empat perjalanan per hari.

Harga tiket rute Bangkok ke Vientiane adalah sebagai berikut, kursi kelas tiga dihargai 281 baht (sekitar Rp125 ribu), kursi ber-AC kelas dua seharga 574 baht (Rp255 ribu), dan tempat tidur tidur kelas dua ber-AC seharga 784 baht (Rp330 ribu) untuk tempat tidur atas dan 874 baht (Rp390 ribu) untuk tempat tidur bawah.

Untuk rute Udon Thani ke Vientiane, harga dipatok 100 baht (Rp45 ribu) untuk kursi berpendingin kipas dan 200 (Rp90 ribu) baht untuk kursi ber-AC.

Jadwal pelayanan kereta api rute Bangkok ke Vientiane meliputi Kereta No. 133, berangkat dari Bangkok pada pukul 21.25 dan tiba di Vientiane pada pukul 09.05 keesokan harinya. 

Perjalanan pulang, Kereta No. 134, meninggalkan Vientiane pada pukul 18.25 dan mencapai Bangkok pada pukul 7.30 keesokan harinya.

Untuk rute Udon Thani ke Vientiane, Kereta No. 147 berangkat dari Udon Thani pada pukul 16.00 dan tiba di Vientiane pada pukul 17.55. Perjalanan pulang, Kereta No. 148, berangkat dari Vientiane pada pukul 09.35 dan tiba di Udon Thani pada pukul 11.25.

Penumpang yang ingin membeli tiket dapat melakukannya hingga 180 hari sebelumnya di stasiun kereta mana pun di seluruh negeri. Wisatawan harus memiliki paspor atau izin perbatasan untuk pemeriksaan bea cukai dan imigrasi di stasiun Nong Khai dan Vientiane (Khamsavath) sebelum melintasi perbatasan.

SRT juga berkolaborasi dengan Asosiasi Operator Transportasi Vientiane untuk menyediakan layanan bus antar-jemput ke berbagai tempat wisata, sehingga meningkatkan kenyamanan bagi wisatawan.

Kepala Kantor Gubernur SRT, Ekarat Sriarayampong, menyatakan layanan internasional baru ini tidak hanya akan memudahkan perjalanan bagi warga kedua negara tetapi juga meningkatkan sistem logistik Thailand bertujuan menjadi hub regional di bawah inisiatif Ignite Thailand.

Share: