Tiongkok merupakan pasar sumber utama wisatawan asing ke Thailand dengan 3.439.482 kedatangan.
Lebih dari 17,5 juta pengunjung luar negeri datang ke Thailand dari 1 Januari hingga 30 Juni 2024. Jumlah ini meningkat 35% dari tahun ke tahun.
Menteri Pariwisata dan Olahraga Sermsak Pongpanich mengatakan sebanyak 17.501.283 turis asing mengunjungi Thailand pada Januari hingga Juni 2024. Kunjungan turis ini menghasilan sekitar 825,54 miliar baht atau sekitar Rp5 trililiun.

Pada semester pertama tahun ini, Tiongkok merupakan pasar sumber utama wisatawan asing ke Thailand dengan 3.439.482 kedatangan. Diikuti oleh Malaysia (2.435.960), India (1.040.069), Korea Selatan (934.983), Rusia (920.989), Laos (618.782) , Taiwan (533.280), Amerika Serikat (507.251), Vietnam (501.895) dan Inggris (485.093).
Sermsak mengatakan selama sepekan terakhir (24-30 Juni) pengunjung asing di hampir semua kategori mengalami peningkatan, terutama kelompok jarak pendek yang naik sekitar 2% dibandingkan pekan sebelumnya, menjadi hampir 500.000 orang.

Sementara itu, wisatawan jarak jauh meningkat 6,11% dibandingkan pekan sebelumnya menjadi sekitar 170.000 orang.
Beberapa faktor berkontribusi terhadap tren ini, termasuk dimulainya liburan musim panas di Eropa, dan penyelenggaraan kegiatan bulan Pride di beberapa lokasi di Thailand untuk merayakan legalisasi pernikahan sesama jenis, kata Sermsak.
Sementara itu, kebijakan bebas visa bagi pengunjung dari Tiongkok, India, Taiwan dan Kazakhstan, serta peningkatan penerbangan ke negara-negara tersebut, telah membantu meningkatkan kemudahan perjalanan ke Thailand dan menarik calon pengunjung, tambahnya.





