90 persen warga Thialand tertarik dengan tur vaksinasi Pfizer
Thailand disebutkan baru akan memulai vaksinasi massal virus corona bulan depan menggunakan vaksin AstraZeneca.
Namun sudah banyak warga Negeri Gajah Putih yang tidak sabar ingin segera divaksin agar bisa aman dari virus penyebab Covid-19 itu.
Kondisi tersebut ternyata dimanfaatkan agensi wisata di Thailand. Paket wisata vaksinasi mulai Rp33 juta Agensi wisata di Thailand ada yang membuka penawaran perjalanan ke Amerika Serikat khusus untuk melakukan vaksinasi Covid-19.
Perjalanan ini diberi tajuk "Vaccine Tours". Kesempatan ini pun disambut baik, khususnya oleh masyarakat yang berasal dari kelompok ekonomi menengah ke atas.
Agensi wisata di Thailand membuka penawaran perjalanan ke AS untuk melakukan vaksinasi Covid-19.
Mengutip Reuters (5/5/2021), operator tur dari Bangkok, Unithai Trip menawarkan paket wisata vaksin itu seharga 75.000-200.000 baht atau setara dengan Rp33,8 juta-Rp 90,3 juta.
Vaksin J&J hingga Pfizer Peserta trip nantinya akan diterbangkan dari Thailand menuju San Francisco, Los Angeles, dan New York.
Sejumlah harga yang ditawarkan itu juga mempengaruhi jenis vaksin yang nantinya diterima. Vaksin dari Johnson & Johnson sejauh ini hanya membutuhkan satu kali suntikan, sehingga memungkinkan penerimanya menyelesaikan proses vaksinasi dengan cepat.
Tur vaksinasi ke Amerika bagi warga Thaialnd dibanderol Rp33,8 juta-Rp90,3 juta.
Sementara vaksin Pfizer harus disuntikan sebanyak 2 kali dan dibutuhkan jeda waktu sekitar 20 hari untuk bisa menerima kedua dosis dengan lengkap.
Meski cenderung lebih lama, namun 90 persen orang yang tertarik dengan "Vaccine Tour" justru menanyakan vaksinasi menggunakan Pfizer.
Ratusan orang tertarik dan satu grup vaksin tur telah diberangkatkan ke AS pada pertengahan Mei lalu. Dalam 3 hari, agen wisata ini sudah menerima ratusan panggilan dari masyarakat yang tertarik dengan program yang mereka tawarkan.
Ratusan orang tertarik dan satu grup vaksin tur telah diberangkatkan ke AS pada medio Mei.
Hal ini tentu membawa angin segar bagi pelaku agen wisata di Thailand yang selama pandemi geliat usahanya melemah.
Juru bicara kedutaan AS di Bangkok menolak memberikan komentar terkait adanya paket perjalanan ini ke negaranya. Akan tetapi, laman Departemen Luar Negeri AS meencantumkan perjalanan atau pariwisata medis sebagai salah satu alasan sah seseorang berkunjung ke wilayahnya.
Kebijakan setiap wilayah Mengutip Bangkok Post (4/5/2021), masyarakat yang ingin mengikuti tur ini harus menghubungi Kementerian Luar Negeri Thailand terlebih dahulu sebelum membayarkan biaya perjalanan pada agen.
Hal itu dikarenakan untuk memastikan apakah negara bagian di AS yang akan mereka tuju bisa menerima kedatangan turis asing.
Juru bicara Kemenlu Thailand, Tanee Sangrat mengatakan peraturan di masing-masing negara bagian berbeda-beda dan situasinya masih sangat dinamis sehingga sangat mungkin terjadi perubahan-perubahan kebijakan.
Misalnya pihak berwenang Florida dan Departemen Kesehatan Alabama yang baru-baru ini menyatakan hanya akan memberikan vaksin Covid-19 kepada orang-orang yang memiliki tempat tinggal permanen di wilayahnya.
Dengan aturan ini, tidak semua turis dari negara lain yang datang dan mencari vaksin bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Meski memang, secara umum siapa pun yang masuk atau tinggal di wilayah AS dengan usia di atas 16 tahun, dapat mengakses vaksinasi Covid-19 secara gratis. (Bangkok Post, Kompas)




