Thailand Bakal Punya Kereta Cepat Terhubung hingga Tiongkok

Tahap pertama proyek ini meliputi jalur sepanjang 250 kilometer yang menghubungkan Bangkok dan Nakhon Ratchasima.


Bangkok, Suarathailand- Perusahaan Kereta Api Negara Thailand (SRT) telah ditugaskan untuk menyelesaikan proyek kereta api cepat Tiongkok-Thailand pada kuartal pertama tahun depan, menurut arahan yang diberikan kepada direktur barunya, Veeris Ammarapala.

Menteri Perhubungan Suriya Jungrungreangkit mengumumkan Veeris akan menguraikan kebijakannya kepada SRT pada awal bulan depan, setelah Kabinet menyetujui pengangkatannya.

Prioritas utama Veeris meliputi penyelesaian utang SRT yang besar sebesar 230 miliar baht (Rp105 triliun) dan mengalihkan moda transportasi logistik utama dari jalan raya ke kereta api, sejalan dengan preferensi pemerintah untuk transportasi kereta api.

Kementerian Perhubungan juga mengamanatkan SRT untuk mempercepat pencarian penawar swasta untuk menyelesaikan tahap kedua proyek kereta api jalur ganda, yang bernilai 298 miliar baht (Rp137 triliun). Tahap ini meliputi enam rute

Kementerian juga bermaksud mempercepat pembangunan jalur Nakhon Ratchasima-Nong Khai sepanjang 356 kilometer dari proyek kereta cepat Tiongkok-Thailand, yang bernilai 341,35 miliar baht (Rp157 triliun). Sasarannya adalah merampungkan jalur ini dalam kuartal pertama tahun depan. SRT telah diberi tanggung jawab untuk mencari perusahaan swasta yang akan mengoperasikan konsesi kereta api tersebut, kata Suriya.

“Pada tahun 2025, Thailand dan Tiongkok akan merayakan 50 tahun hubungan diplomatik. Oleh karena itu, SRT harus segera menyelesaikan kedua tahap proyek kereta cepat Tiongkok-Thailand tersebut.”

Tahap pertama proyek ini meliputi jalur sepanjang 250 kilometer yang menghubungkan Bangkok dan Nakhon Ratchasima. Jalur Nakhon Ratchasima-Nong Khai merupakan bagian dari tahap kedua. Kedua jalur tersebut diharapkan dapat beroperasi pada tahun 2028, demikian dilaporkan Bangkok Post.

Share: