Terowongan Kereta Cepat di Thailand Runtuh, 2 Pekerja China Terjebak

Anjing pelacak K9 dikirim untuk mencari dua koban  yang masih terjebak.

Nakhon Ratchasima, Suarathailand- Tim penyelamat telah mengambil satu jenazah dari terowongan kereta api berkecepatan tinggi di Nakhon Ratchasima yang runtuh enam hari lalu dan yakin itu adalah milik sopir truk sampah Myanmar.

Setelah penemuan jenazah pada Kamis pukul 11.00, tim semakin intensif mencari dua pekerja lainnya yang terjebak.

Tim penyelamat yang terdiri dari pejabat dari Perusahaan Kereta Api Negara Thailand dan Perusahaan Sinar Matahari Hunan dari Tiongkok, mengatakan kepada wartawan bahwa pekerja tersebut telah meninggal pada saat mereka sampai di sana. Jenazahnya masih belum dapat diidentifikasi.

Setelah tanah longsor, yang terjadi pada pukul 23.40 pada hari Sabtu (24 Agustus), kontraktor Tiongkok mengatakan dua warga negara Tiongkok (seorang mandor dan pekerja) dan seorang pekerja Myanmar, terjebak di dalam terowongan.

Sementara itu, Gubernur Nakhon Ratchasima Chaiwat Chuenkosum, kepala polisi provinsi Mayjen Narongrit Dansuwan, dan Dr Udom Assawutmangkul, kepala kesehatan masyarakat wilayah 9, memberikan informasi terkini.

Chaiwat mengatakan tim penyelamat melihat mayat tersebut dan meminta bantuan dari tim medis yang bergegas masuk hanya untuk menemukan pekerja tersebut telah meninggal.

Share: