Kemenhan Taiwan mengutuk tindakan tersebut sebagai provokatif dan berbahaya.
Taipei, Suarathailand- Militer China telah mendirikan zona latihan untuk "latihan tembak" sekitar 40 mil laut (74 kilometer) di lepas pantai barat daya Taiwan tanpa pemberitahuan sebelumnya, kata kementerian pertahanan Taiwan. Taiwan mengutuk tindakan tersebut sebagai provokatif dan berbahaya.
Taiwan yang diperintah secara demokratis, yang dipandang China sebagai wilayahnya sendiri, telah berulang kali mengeluhkan aktivitas militer China, termasuk beberapa putaran permainan perang skala penuh selama tiga tahun terakhir.
Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan mulai sesaat sebelum pukul 9 pagi (0100GMT) mereka telah mendeteksi 32 pesawat militer China yang melakukan "latihan kesiapan tempur bersama" dengan kapal perang China di wilayah Selat Taiwan.
"Selama periode ini, bahkan secara terang-terangan melanggar praktik internasional dengan mendirikan area latihan di perairan sekitar 40 mil laut di lepas pantai Kaohsiung dan Pingtung tanpa peringatan sebelumnya, dengan mengklaim bahwa mereka akan melakukan 'latihan tembak'," kata kementerian Taiwan seperti dilaporkan Bangkok Post.
Pelatihan tersebut membahayakan keselamatan penerbangan dan pelayaran internasional dan merupakan "provokasi terang-terangan" terhadap perdamaian dan stabilitas regional, kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa pihaknya telah mengirimkan pasukannya sendiri untuk berjaga-jaga.
Tidak ada konfirmasi langsung dari Tiongkok bahwa mereka sedang melaksanakan latihan baru di sekitar Taiwan. (Foto: ilustrasi kapal China)




