Jajak pendapat yang dilakukan perusahaan Go Voy, Opodo, dan eDreams, menunjukkan destinasi teratas yang ditelusuri adalah Dubai sebesar 49%, Marrakesh 27%, dan Bangkok 25%.
Kantor Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) di Stockholm telah melakukan survei, 62% responden mengatakan mereka ingin menghabiskan musim dingin di Thailand asalkan pembatasan dicabut.
Lokasi yang jadi destinasi teratas atau favorit di Thailand adalah Phuket, Krabi dan Khao Lak, diikuti oleh Koh Samui, Koh Pha-ngan, Koh Tao, Bangkok, dan Hua Hin.
Sebanyak 68% responden mengatakan akan membatalkan pemesanan jika karantina 14 hari tetap berlaku. Sebanyak 26% responden mengatakan masih akan melanjutkan, dan 13% mengatakan mereka mendukung karantina yang dipotong menjadi 10 hari. Sebanyak 99% mengatakan mereka akan khawatir tentang hasil tes positif Covid-19 setelah rencana perjalanan dibuat.
Sementara itu, kantor TAT di London juga sibuk melakukan survei terkait dengan firma riset pasar, YouGov. Ide di balik survei tersebut adalah untuk mendapatkan gambaran tentang masa depan pariwisata setelah pandemi selesai.

4.127 orang ikut serta dalam survei ini, 75% dari mereka mengatakan mereka siap untuk divaksinasi jika diperlukan untuk perjalanan. Sebanyak 41% menentang karantina wajib, meskipun 52% akan menerima karantina 5 hari. 62% dari mereka yang merencanakan liburan berusia di atas 50 tahun dan tertarik pada negara dengan tingkat infeksi yang rendah.
Lokasi yang jadi destinasi teratas atau favorit di Thailand adalah Phuket, Krabi dan Khao Lak, diikuti oleh Koh Samui, Koh Pha-ngan, Koh Tao, Bangkok, dan Hua Hin.
Menurut laporan Nation Thailand, Siripakorn Cheawsamoot dari TAT mengatakan temuan survei menunjukkan hingga 6 juta orang tertarik untuk bepergian ke Thailand di beberapa titik tahun ini.
Sementara itu, sejumlah platform biro perjalanan online di Prancis juga telah melakukan survei.
Jajak pendapat yang dilakukan oleh perusahaan seperti Go Voy, Opodo, dan eDreams, menunjukkan jumlah kunjungan ke situs web terkait pariwisata naik sebesar 15% setelah keberhasilan vaksin Covid-19 diumumkan. Destinasi teratas yang ditelusuri adalah Dubai sebesar 49%, Marrakesh 27%, dan Bangkok 25%.
Survei perjalanan lain di Amerika menemukan bahwa sebagian besar wisatawan memilih untuk menunda perjalanan mereka selama 7 bulan hingga satu tahun, daripada membatalkan sepenuhnya. Siripakorn mengatakan fleksibilitas pemesanan adalah prioritas bagi orang Amerika.
“Fleksibilitas penjadwalan ulang adalah prioritas utama bagi wisatawan Amerika, diikuti oleh keselamatan. Wisatawan ini mencari keamanan, tidak ada karantina, fleksibilitas, dan tanpa deposit. ”
Sementara itu, sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Skift Research menunjukkan perjalanan tidak akan pulih hingga tahun 2023 dan tidak akan kembali ke level pra-pandemi hingga tahun 2025. (Thaiger)




