Sudah Dua Kali Senin, Mendag Masih Belum Umumkan Siapa Mafia Minyak Goreng

Janji Mendag membongkar mafia minyak goreng sudah diucapkan sejak Kamis (17/3/2022) di Komisi VI DPR. 

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi telah berjanji akan mengungkap siapa para mafia minyak goreng pada Senin (21/3/2022) pekan lalu. Tetapi hingga kini (28/3/2022) Mendag belum juga mengumumkannya. 

Padahal, janji Mendag membongkar mafia minyak goreng sudah diucapkan sejak Kamis (17/3/2022) lalu dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Jakarta. 

Saat itu Lutfi mengungkap langka dan tingginya harga minyak goreng selama beberapa bulan disebabkan terjadi karena permainan mafia minyak goreng. 

Para mafia itu menyelundupkan minyak goreng yang mestinya menjadi konsumsi masyarakat ke industri-industri, bahkan hingga ke luar negeri. 

"Ada orang-orang yang tidak sepatutnya mendapatkan hasil dari minyak goreng ini. Misalnya minyak goreng yang seharusnya jadi konsumsi masyarakat masuk ke industri atau diselundupkan ke luar negeri," ujarnya.

Menurut Lutfi, mafia-mafia tersebut tidak sepatutnya mendapatkan minyak goreng, tetapi kemudian memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. 

Lutfi pun mengakui bahwa pihaknya tak kuasa mengontrol keberadaan mafia dan spekulan minyak goreng. Ia meminta maaf sekaligus menyebut bahwa hal ini merupakan akibat dari perilaku manusia yang rakus dan jahat. (antara, kompas)


 

Share: