Jet tempur Gripen Angkatan Udara Kerajaan Thailand dari Wing 7, Surat Thani menampilkan pertunjukan dinamis, kemampuan armada pertahanan udara Thailand.
Don Mueang, Suaarathailand- Pertunjukan Udara Ulang Tahun ke-88 Angkatan Udara Kerajaan Thailand (RTAF) di Wing 6, Skuadron 601, Don Mueang dibuka dengan spektakuler, menarik banyak orang yang ingin menyaksikan pertunjukan udara yang mengesankan dari jet tempur Thailand dan internasional pada hari Jumat (7 Maret).

Salah satu sorotan utama adalah pertunjukan aerobatik oleh Tim 1 Agustus dari Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF) Tiongkok, menampilkan tujuh jet tempur J-10. Tim tersebut mengeluarkan asap merah, biru, dan putih untuk melambangkan bendera nasional Thailand dalam rangka merayakan 50 tahun hubungan diplomatik Thailand-Tiongkok, bersama dengan asap kuning sebagai penghormatan kepada Yang Mulia Raja.

Penampilan utama lainnya datang dari Demo F-35 Angkatan Udara Amerika Serikat yang dipiloti oleh Kapten Melanie Kruzner, seorang penerbang berpengalaman dengan keahlian dalam berbagai pesawat dan lebih dari 1.000 jam terbang. Demonstrasi tersebut memamerkan teknologi canggih pesawat tempur siluman generasi ke-5, yang muncul tiba-tiba dari berbagai arah, menunjukkan kemampuannya untuk menghindari deteksi radar.
Tim Aerobatik Surya Kiran dari Angkatan Udara India juga ambil bagian dalam pertunjukan tersebut, tampil dengan 12 jet Hawk Mk.132 dan sebuah pesawat angkut C-130J, memikat penonton dengan penerbangan presisi mereka.

Menambah keseruan, jet tempur Gripen Angkatan Udara Kerajaan Thailand dari Wing 7, Surat Thani menampilkan pertunjukan dinamis, kemampuan armada pertahanan udara Thailand. Acara tersebut juga menampilkan pameran statis 28 model pesawat, dengan total 29 pesawat.

Acara tersebut diadakan dengan tema "Kedaulatan di Langit Melalui Kerja Sama yang Kuat," tidak hanya untuk menanamkan kebanggaan atas warisan dan kemampuan Angkatan Udara Kerajaan Thailand (RTAF), tetapi juga untuk membina persahabatan internasional dengan memperkuat kerja sama keamanan dengan angkatan udara sekutu.
Selain memamerkan keunggulan operasional RTAF dalam misi keamanan nasional, pertunjukan udara tersebut juga menyoroti rencana pengembangan masa depannya, yang sejalan dengan visi pemerintah Thailand untuk memposisikan Thailand sebagai Pusat Penerbangan di kawasan tersebut.

Strategi ini diuraikan dalam Buku Putih RTAF, berfokus pada pendekatan modernisasi delapan dimensi: Penembak, Sensor, C2, Jaringan, Manusia & Perilaku, Dukungan & Layanan, Siber, dan Luar Angkasa.
Peta jalan tersebut mencakup tahun fiskal 2025–2034, dengan prioritas utama adalah penggantian jet tempur F-16 di Skuadron 102, Wing 1, yang telah mencapai akhir masa pakainya.
Rencana akuisisi tersebut mencakup satu skuadron baru, lengkap dengan peralatan pendukung, suku cadang, sistem persenjataan, perlengkapan pendukung penerbangan, dan program pelatihan terkait.
Selain itu, RTAF telah menyusun rencana pengadaan jangka panjang untuk periode 2037–2046, dengan fokus pada penggantian jet F-16 di Skuadron 403, Wing 4, Takhli, karena jet-jet tersebut juga hampir pensiun.

Selain itu, RTAF memiliki rencana untuk memperoleh sistem pertahanan udara jarak menengah, mengembangkan sistem rudal berpemandu laser untuk pemulihan udara, dan mengadakan sistem antipesawat nirawak.
Peta jalan pengadaan juga mencakup pesawat angkut VIP baru untuk menggantikan A340-500, helikopter angkut VIP berukuran sedang, dan pesawat latih jet canggih T-50/Th untuk pelatihan pilot pesawat tempur.
Proyek selanjutnya melibatkan pengembangan M SolarX untuk misi pertahanan pangkalan, peningkatan kemampuan UAV (Satcom), dan inisiatif penelitian UAV Kamikaze. RTAF juga berfokus pada peningkatan sistem pertahanan udara, pengembangan teknologi radar bergerak, dan pengembangan platform pelatihan dan eksperimen siber.
Pertunjukan Udara Ulang Tahun ke-88 akan berlanjut pada Sabtu, 8 Maret 2025, dari pukul 10.00 hingga 15.30.
Acara ini akan menampilkan demonstrasi udara termasuk Demo Gripen oleh Angkatan Udara Kerajaan Thailand, tim aerobatik 1 Agustus dari Tiongkok, Surya Kiran dari India, penerbangan Hot Scramble, dan Demo F-35 oleh Amerika Serikat.
Para hadirin juga dapat menikmati pertunjukan Drumzeed oleh RTAF Military Band, pameran industri pertahanan, dan berbagai kegiatan RTAF.
Selain itu, akan ada sesi akademis, termasuk kuliah khusus tentang "Angkatan Udara Tak Terkalahkan" oleh Marsekal Kepala Angkatan Udara Phanphakdee Phattanakul, Panglima Tertinggi RTAF, dan "Satu Tim: Angkatan Bersenjata Thailand" oleh Jenderal Songwit Noonphakdee, Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata. TheNation




