Prabowo dan Erdogan Sepakat RI-Turki Tolak Relokasi Warga Gaza

Kesepakatan itu tertuang dalam pernyataan bersama RI-Turki pada Rabu (12/2).


Bogor, Suarathailand-  Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sepakat menolak relokasi warga Gaza, Palestina dari tanah air mereka. Hal ini sebagai respons usulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kesepakatan itu tertuang dalam pernyataan bersama RI-Turki pada hari ini, Rabu (12/2). Dokumen tersebut merupakan hasil pertemuan Erdogan dan Prabowo di Istana Bogor, Jawa Barat.

"Kedua Presiden juga menolak gagasan untuk merelokasi penduduk Gaza dari tanah air mereka," demikian salah satu kalimat dalam pernyataan itu, di situs resmi Kementerian Luar Negeri RI.

Prabowo dan Erdogan juga menegaskan kembali tekad mereka mendukung kedaulatan dan kemerdekaan Palestina.

Keduanya juga sepakat gencatan senjata di Gaza merupakan langkah penting menuju resolusi abadi atas konflik Israel-Palestina sesuai solusi dua negara.

Solusi dua negara merupakan kerangka untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Caranya dengan mendirikan dua negara yang berdampingan, hidup damai, saling menghormati, hingga mengakui kedaulatan masing-masing.

Pada kesempatan kali ini, Prabowo dan Erdogan juga mendesak pengiriman bantuan kemanusiaan yang aman, cepat dan tanpa hambatan ke Jalur Gaza.

Selain itu, mereka mengecam operasi militer Israel di Tepi Barat termasuk Yerusalem Timur yang merusak prospek perdamaian usai sepakat gencatan senjata.


Share: