Kabinet mengeluarkan resolusi yang mentransfer tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang dimiliki sejumlah menteri ke perdana menteri.
Kabinet Thailand memberi Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha kekuatan baru yang lebih besar untuk mengekang penyebaran Covid-19.
Thailand sedang berjuang untuk menahan gelombang ketiga Covid-19 sejak muncul klaster kehidupan malam ibu kota Thailand, Bangkok.
Kewajiban memakai masker dan pembatasan sosial rupanya tidak banyak membantu memperlambat meningkatnya jumlah kematian akibat Covid-19 di Thailand.
Thailand baru memvaksinasi 1,2 juta orang sejak kampanye vaksinasi dimulai dua bulan lalu sebagaimana dilansir AFP, Rabu (28/4/2021).
Pada Selasa (27/4/2021), kabinet mengeluarkan resolusi yang mentransfer tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang dimiliki sejumlah menteri ke perdana menteri.
Transfer tupoksi yang bisa dianggap sebagai transfer “kekuatan” tersebut membuat Prayut bertanggung jawab atas beberapa undang-undang mulai dari Undang-Undang Pengendalian Senjata hingga Undang-Undang Kejahatan Komputer.
Pihak berwenang mengatakan, kekuatan baru itu ditujukan untuk mengatasi krisis Covid-19 di Thailand.




