Burnham mengatakan Inggris akan terus memperkuat sanksi terhadap Rusia.
London, Suarathaland- Xinhua melaporkan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham pada Sabtu (10/10) menegaskan kembali "solidaritas penuhnya" dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di tengah ketegangan antara Washington dan Kiev terkait kesepakatan AS-Rusia mengenai pasokan solar.
Melalui telepon ke Zelensky, Burnham mengatakan dia menyadari bahwa 24 jam terakhir merupakan masa yang sulit bagi Ukraina, dan menegaskan kembali solidaritas penuhnya, menurut pernyataan dari Kantor PM Inggris --10 Downing Street.
Burnham mengatakan Inggris akan terus memperkuat sanksi terhadap Rusia.
Kedua pemimpin juga sepakat untuk bertemu secara langsung dalam beberapa hari mendatang guna melanjutkan pembahasan mereka, bunyi pernyataan tersebut.
Percakapan telepon itu dilakukan menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Sabtu yang menyebut Ukraina sebaiknya memiliki presiden baru.
Trump menuding Zelenskyy gagal dalam mencapai kesepakatan damai dengan Rusia, serta menyalahkannya atas tingginya harga solar di AS.
Sehari sebelumnya pada Jumat (9/10), Washington mengumumkan langkah-langkah untuk melonggarkan sanksi terhadap perdagangan solar Rusia.
Zelenskyy mengkritik langkah tersebut dan mengatakan bahwa mengizinkan Rusia untuk menjual produk minyak bumi sama saja dengan berinvestasi dalam perang.




