Ngeri! Angka Perceraian Terus Meningkat, 2021 Ada 580 Ribu Kasus

Pemerintah gagas program Kampung Keluarga berkualitas.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan data angka perceraian di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hasto mengatakan, peningkatan signifikan dimulai sejak 2015 sebanyak 350 ribu dalam setahun.

Hasto mengatakan peningkatan jumlah perceraian ini luar bisa dan mengagetkan. Tingginya angka perceraian ini menjadi pemantik untuk membangun keluarga yang berkualitas.

Hasto pun sekaligus menyosialisasikan Inpres 3/2022 tentang Kampung Keluarga berkualitas yang digagas pemerintah. Program ini diharapkan tidak hanya menitikberatkan pada kesehatan tetapi juga ekonomi masyarakat.

Hasto menjelaskan, masyarakat tidak hanya diberi edukasi soal kesehatan tetapi pendampingan ekonomi untuk calon keluarga baru yang kurang mampu.

"Itu menjadi bagian yang ada di inpres ini, sehingga harapan kami kematian ibu, kematian bayi stunting dan partisipasi sekolah dan juga angka-angka kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan dan anak tentu akan menurun drastis di kampung keluarga berkualitas atau bahkan zero," ujar Hasto.

Dengan begitu, kata Hasto, diharapkan kampung keluarga berkualitas juga mampu menekan angka perceraian.


Share: