AS Berharap Gencatan Senjata Thailand dan Kamboja Mulai Selasa (23/12)

AS berupaya mendorong kedua pihak untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata yang ada, daripada menegosiasikan kesepakatan baru.


AS, Suarathailand- Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan harapan bahwa Thailand dan Kamboja akan kembali ke gencatan senjata pada hari Selasa mendatang.

Pertempuran telah kembali terjadi setelah sebelumnya berhenti karena kedua pihak gagal mematuhi perjanjian yang telah ditandatangani.

AS berupaya mendorong kedua pihak untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata yang ada, daripada menegosiasikan kesepakatan baru.

Pertempuran baru-baru ini antara kedua negara kembali berkobar setelah gencatan senjata sebelumnya gagal, karena kedua pihak menyebutkan keluhan yang belum terselesaikan.

Rubio berharap gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja pada hari Selasa

Rubio menyatakan  AS mendorong kedua negara untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata yang ada yang ditengahi oleh Presiden Donald Trump, daripada menegosiasikan kesepakatan baru.

Ia menekankan pentingnya kembali ke ketentuan asli gencatan senjata, yang sebelumnya telah ditandatangani oleh kedua pihak, sebagai dasar perdamaian.

Konflik yang sebelumnya telah dihentikan dengan komitmen yang ditandatangani, kini kembali berkobar karena ketidakpatuhan.

Rubio menjelaskan bahwa misi saat ini adalah untuk membawa kedua belah pihak kembali ke meja perundingan.

TheNation melaporkan para menteri luar negeri ASEAN dijadwalkan bertemu pada hari Senin, dan Rubio telah berdiskusi dengan menteri luar negeri Thailand. Ia berharap situasi dapat diselesaikan pada hari Senin atau Selasa, dengan upaya berkelanjutan untuk memastikan kepatuhan terhadap perjanjian yang telah ditandatangani sebelumnya.

Share: