Menkes Thailand Sebut Bangkok Tak Perlu Lockdown

Bangkok tidak perlu lockdown karena kebanyakan pasien hanya mengalami gejala ringan.

Bangkok tetap menjadi episentrum gelombang terbaru Covid-19 dengan lebih dari 28.000 kasus virus korona sejak 1 April. Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand mengatakan tidak perlu memberlakukan lockdown di Bangkok.

Pembatasan sudah ketat di Bangkok dan diklasifikasikan sebagai zona "merah tua" di bawah kendali maksimum untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin Charnvirakul mengatakan tidak perlu penguncian yang ketat karena kebanyakan pasien hanya mengalami gejala ringan dan dapat dirawat di rumah sakit lapangan.

Anutin mengatakan 70% pasien Covid-19 di Thailand memiliki gejala ringan sementara 10% pasien mengalami gejala parah. Dia menambahkan sebagian besar wabah baru-baru ini di ibu kota terjadi di penjara atau lokasi konstruksi.

Menkes Anutin mengatakan 70% pasien Covid-19 di Thailand memiliki gejala ringan.

Sejauh ini, lebih dari 10.000 orang di penjara Thailand dinyatakan positif Covid-19, sebagian besar di penjara di Bangkok.

Pejabat kesehatan juga telah melaporkan 29 kelompok Covid-19 di 19 distrik di Bangkok. Beberapa lokasi sekarang digunakan untuk penemuan kasus proaktif.

Vaksin akan digunakan di daerah berisiko tinggi untuk membantu memperlambat penyebaran virus.

1,7 juta dosis vaksin Sinovac dan AstraZeneca lainnya diharapkan tiba pada akhir bulan.

Orang-orang di daerah berisiko tinggi dan narapidana di penjara tempat penyebaran Covid-19 akan menerima vaksin sesegera mungkin, kata Anutin. (Thethaiger)

Share: