Undang-undang AS tahun 1866 menetapkan bahwa potret orang yang masih hidup tidak boleh digunakan pada mata uang AS.
AS, Suarathaiand- Reuters melaporkan Kementerian Keuangan AS akan mulai memproduksi koin US$1 dengan wajah Presiden Donald Trump di bagian depan sebagai bagian dari peringatan ulang tahun ke-250 negara.
Menteri Keuangan Scott Bessent pada hari Rabu (15/7) mengatakan desain uang bergambar Trump juga menampilkan kata-kata "Liberty", "In God We Trust" dan "1776-2026" di bagian depan dan gambar elang botak dari lambang kepresidenan di bagian belakang, merupakan revisi dari draf yang dipublikasikan pada bulan Oktober.
Bagian belakang desain tersebut menunjukkan Trump memegang kepalan tangan yang terangkat dengan bingkai kata-kata "fight, fight, fight", sebuah referensi terhadap upaya pembunuhan terhadap dirinya pada tahun 2024.
Trump mengatakan dia "merasa terhormat" dengan koin tersebut.
"Mereka memberi saya koin," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox Business. "Itu sangat tidak biasa dari apa yang saya pahami."
Para kritikus telah mempertanyakan legalitas desain tersebut.
Undang-undang AS tahun 1866 menetapkan bahwa potret orang yang masih hidup tidak boleh digunakan pada mata uang AS, tetapi itu merujuk pada uang kertas yang diproduksi oleh Biro Pengukiran dan Percetakan. Koin dicetak oleh Percetakan Uang AS.
Kongres pada tahun 2020 mengesahkan undang-undang yang mengizinkan Menteri Keuangan untuk mencetak koin US$1 untuk menandai peringatan 250 tahun, tetapi undang-undang tersebut melarang desain yang menggambarkan orang yang masih hidup.
Dalam sebuah wawancara dengan Fox News yang ditayangkan Selasa, Bessent mencatat bahwa untuk memperingati ulang tahun ke-150 AS, Presiden Calvin Coolidge saat itu diabadikan dalam sebuah koin.
"Jadi kita bisa menempatkan gambar orang yang masih hidup di koin," kata Bessent.
Koin tersebut sedang dalam produksi dan dicetak di Philadelphia, kata Departemen Keuangan dalam sebuah pernyataan.




