Media Prancis Sebut 36 Jet Tempur Omnirole Rafale Akan Dikirim ke Indonesia

Media Prancis terang-terangan menyebut jet tempur Rafale yang akan dibawa pulang ke Jakarta.

Sejak Indonesia meneken pernyataan kerjasama pertahanan dengan Prancis beberapa waktu lalu, jet tempur Dessault Rafale makin banyak diperbincangkan.

Prancis dalam pernyataan itu menjelaskan mereka akan menyuplai Indonesia dengan berbagai mesin perang terkini, salah satunya jet tempur Dessault Rafale yang selama ini diincar TNI AU.

Indonesia disebut akan membeli empat jenis alutsista, yakni kapal selam Scorpene, MBDA Missile, jet tempur Rafale dan fregat La Fayette Class.

Kabar pembelian jet tempur Rafale untuk TNI AU oleh Indonesia sendiri makin menjadi sorotan kala media Prancis secara terang-terangan menyebut jenis jet tempur Rafale yang akan dibawa pulang ke Jakarta.

Dikutip Zonajakarta.com dari Defence Security Asia dari artikel tanggal 21 Mei 2021, pembelian jet tempur Rafale Indonesia dari Prancis, dikabarkan oleh media Prancis sendiri.

"Media Prancis mengklaim bahwa Jakarta telah memutuskan untuk membeli 36 jet tempur Omnirole Rafale yang dikembangkan oleh Dassault Aviation.

Malaysia telah bertahun-tahun meneliti apakah akan membeli jet tempur Rafale ini, tetapi pada akhirnya Indonesia yang mendapatkannya.

Kementerian Pertahanan Indonesia dilaporkan telah menyetujui pembelian tersebut dan sekarang menunggu keputusan akhir oleh Presiden Joko Widodo yang diharapkan mengikuti keputusan yang dibuat oleh Menteri Pertahanannya Prabowo Subianto," tulis Defence Security Asia dalam artikelnya.

Rencana pembelian jet tempur Dessault Rafale dari Prancis oleh Indonesia rupanya juga sampai ke telinga sejumlah negara eropa.

Salah satu yang mendengar kabar pembelian 36 unit jet tempur Dessault Rafale dari Prancis oleh Indonesia untuk TNI AU adalah negeri Ceko.

Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari Czdjournal yang menyebut Indonesia berambisi untuk memboyong jet tempur Dessault Rafale dari Prancis dalam waktu dekat.

"Indonesia ingin memodernisasi ke segala arah, dan rencana tersebut membayangkan investasi besar-besaran sebesar $125 miliar di sektor militer individu pada pertengahan dekade keempat.

Rencana ini merupakan indikator ambisi khusus Indonesia di kawasan ini dan kekhawatiran yang berkembang terhadap keamanan nasional.

Beberapa akuisisi yang direncanakan dan diselesaikan menunjukkan bahwa Jakarta semakin mencari pembelian strategis Eropa.

Menurut berbagai sumber, Indonesia hampir saja membeli 36 pesawat Dassault Rafale Prancis, misalnya.

Jika pembelian ini dilakukan, Jakarta akan menjadi operator asing terbesar dari pesawat tempur Prancis tersebut," tulis Czdjournal dalam artikel terbitannya pada 26 Juli 2021. (ZJ)

Share: