Thaksin memiliki rekam jejaknya yang panjang dalam bidang ekonomi dan pemerintahan.
Jakarta, Suarathailand- Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra resmi ditunjuk sebagai dewan penasihat Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Informasi tersebut dipastikan setelah pemerintah Indonesia secara resmi akan mengumumkan struktur pengurus Danantara, Senin (24/3/2025).

Thaksin memiliki rekam jejaknya yang panjang dalam bidang ekonomi dan pemerintahan. Dengan pengalaman luas dalam memimpin kebijakan prorakyat dan mendorong pertumbuhan ekonomi, ia dipercaya dapat membawa perspektif strategis bagi Danantara.
Thaksin Shinawatra merupakan seorang tokoh berpengaruh dalam dunia politik dan bisnis Thailand. Ia lahir tahun 1949 dan dikenal sebagai taipan di industri telekomunikasi sebelum akhirnya terjun ke dunia politik. Perjalanannya sebagai pemimpin nasional dimulai ketika ia terpilih sebagai Perdana Menteri Thailand pada tahun 2001.
Jenjang pendidikan yang ia tempuh adalah" PhD in Criminal Justice di Sam Houston State University, AS (1978-1981). Meraih gelar MA in Criminal Justice di Sam Houston State University, AS (1976-1978) dan meraih gelar BA dalam Political Science, Thailand (1970–1973)
Saat menjabat Perdana Menteri, Thaksin mendapatkan dukungan kuat dari masyarakat kelas bawah, khususnya di wilayah pedesaan Thailand bagian utara dan timur laut. Hal ini disebabkan oleh kebijakan pro-rakyat yang ia terapkan, seperti program kesejahteraan desa, pinjaman berbunga rendah bagi masyarakat pedesaan, serta inisiatif penciptaan lapangan kerja.
Berkat kebijakannya, ia menjadi pemimpin pertama dalam sejarah Thailand yang berhasil menyelesaikan masa jabatan penuh dan bahkan kembali terpilih pada tahun 2005 dengan kemenangan besar.
Thaksin menjabat Perdana Menteri Thailand pada 2001-2006. Ia juga pendiri dan ketua Shin Corporation / AIS (1987-2001).
Sebelum terjun ke politik, Thaksin membangun bisnisnya di sektor telekomunikasi. Pada tahun 1987, ia memulai usahanya dengan mendirikan perusahaan kecil yang bergerak di bidang penjualan komputer.
Usaha tersebut berkembang pesat hingga menjadi Shin Corporation, sebuah konglomerat telekomunikasi terbesar di Thailand. Perusahaan ini memainkan peran besar dalam industri komunikasi di negara tersebut.
Pencapaian Thaksin di antaranya Perdana Menteri Thailand (2001-2006) mendorong kebijakan pro-rakyat dan pertumbuhan ekonomi di pedesaan. Di bawah kepemimpinannya, PDB Thailand naik dari 4,9 triliun baht ke 7,1 triliun baht dalam lima tahun. Tetap menjadi figur penting dalam politik Thailand dan pernah menjabat sebagai penasihat pribadi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.
Peran sebagai Dewan Penasihat Danantara
Setelah melewati berbagai dinamika politik di Thailand, Shinawatra tetap menjadi figur penting di kawasan Asia Tenggara. Saat ini, ia resmi ditunjuk sebagai Dewan Penasihat di Danantara Indonesia. Dengan pengalaman panjangnya di bidang politik dan bisnis, Thaksin diharapkan dapat memberikan wawasan strategis bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan ekonomi global.




