Mantan Menkeu AS Era Clinton Mundur dari Harvard karena Terkait dengan Epstein

Summers juga sebelumnya mengundurkan diri dari dewan yayasan OpenAI terkait berkas Epstein.


New York, Suarathailand- Mantan Menteri Keuangan AS Larry Summers mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pengajar di Universitas Harvard karena hubungannya dengan terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein, demikian pernyataan lembaga Ivy League tersebut pada hari Rabu.

Summers, yang memimpin Departemen Keuangan AS di bawah mantan presiden Bill Clinton, terungkap dalam berkas Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman telah melakukan pertukaran informasi yang luas dengan mendiang pengusaha keuangan tersebut.

Clinton akan memberikan kesaksian di hadapan komite kongres tentang Epstein pada hari Jumat, sementara istrinya, mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, akan hadir pada hari Kamis.

“Dekan Harvard Kennedy School Jeremy Weinstein telah menerima pengunduran diri Profesor Lawrence H Summers dari posisi kepemimpinannya sebagai wakil direktur Pusat Mossavar-Rahmani untuk Bisnis dan Pemerintahan,” kata universitas tersebut dalam sebuah pernyataan, mencatat bahwa langkah tersebut terkait dengan kasus Epstein.

“Profesor Summers telah mengumumkan bahwa ia akan pensiun dari jabatan akademis dan fakultasnya di Harvard pada akhir tahun akademik ini dan akan tetap cuti hingga saat itu.”

Dalam klip video sebelumnya yang menjadi viral, Summers, yang mengajar ilmu pemerintahan di Sekolah Kennedy universitas bergengsi tersebut, menyatakan penyesalannya kepada para mahasiswanya atas hubungannya dengan Epstein.

“Anda pasti telah melihat pernyataan penyesalan saya yang mengungkapkan rasa malu saya sehubungan dengan apa yang saya lakukan dalam berkomunikasi dengan Tuan Epstein,” katanya.

Pada November 2025, Summers mengatakan dia “mundur” dari komitmen publik setelah Kongres merilis email yang menunjukkan komunikasi dekat antara dirinya dan Epstein.

“Saya bertanggung jawab penuh atas keputusan saya yang keliru untuk terus berkomunikasi dengan Tuan Epstein,” kata Summers saat itu dalam sebuah pernyataan kepada media AS.

Summers juga sebelumnya mengundurkan diri dari dewan yayasan OpenAI karena pengungkapan tersebut.

Penyebutan nama seseorang dalam berkas Epstein saja tidak dengan sendirinya menyiratkan kesalahan apa pun oleh orang tersebut. Namun, dokumen yang dipublikasikan setidaknya menunjukkan hubungan antara Epstein atau lingkarannya dan tokoh-tokoh publik tertentu yang sering meremehkan — atau bahkan menyangkal — keberadaan hubungan tersebut.

Epstein membina jaringan global yang terdiri dari politisi, eksekutif bisnis, akademisi, dan selebriti berpengaruh—banyak di antaranya telah tercoreng reputasinya karena hubungannya dengan dia.

Ia telah menyumbangkan $9,1 juta kepada Universitas Harvard antara tahun 1998 dan 2008, menurut keterangan lembaga tersebut.

Sejumlah tokoh Amerika terkemuka—dari keluarga Clinton hingga pendiri Microsoft, Bill Gates—reputasinya telah rusak karena persahabatan mereka dengan Epstein, tetapi tidak ada seorang pun selain mantan pacar Epstein, Ghislaine Maxwell, yang menghadapi konsekuensi hukum di Amerika Serikat.

Share: