Putin dan Trump berbicara melalui telepon dan Putin setuju untuk menghentikan serangan terhadap fasilitas energi Ukraina.
Moskow, Suarathailand- Kremlin mengatakan pada hari Rabu bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump memiliki hubungan yang baik dan bertekad untuk memulihkan hubungan AS-Rusia yang rusak parah selangkah demi selangkah.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov berbicara setelah Putin dan Trump berbicara melalui telepon pada hari Selasa dan pemimpin Rusia itu setuju untuk menghentikan serangan terhadap fasilitas energi Ukraina untuk sementara waktu tetapi menolak untuk mendukung gencatan senjata penuh selama 30 hari yang diharapkan Trump akan menjadi langkah pertama menuju kesepakatan damai permanen.
"Saya dapat mengatakan dengan keyakinan yang tinggi bahwa presiden Putin dan Trump saling memahami dengan baik, saling percaya dan bermaksud untuk bekerja menuju normalisasi hubungan Rusia-Amerika selangkah demi selangkah", kata Peskov.
Dia mengatakan telah lama ada saluran telepon langsung antara presiden kedua negara dan tautan video bila diperlukan, tetapi itu hampir tidak pernah digunakan selama pemerintahan Joe Biden. Dia mengatakan Putin berharap sekarang dapat digunakan lebih sering.
"Tentu saja, Rusia dan Amerika Serikat adalah negara yang sangat besar dan terlalu banyak yang telah dirusak selama pemerintahan AS sebelumnya," kata Peskov.
"Jadi, tentu saja, akan butuh waktu dan upaya, didukung oleh keinginan kedua presiden, untuk memulihkan hubungan ini. Namun untuk saat ini, keinginan kuat kedua presiden ini mungkin merupakan jaminan terbaik bahwa semua orang akan mengikuti jalan ini."
Peskov mengatakan bahwa tanggal dan format pasti untuk putaran kontak AS-Rusia berikutnya akan disepakati hari ini dan besok. REUTERS




