Komunitas Yahudi di Iran Gelar Aksi Demo Kecam Kejahatan AS dan Israel

Sambil mengibarkan bendera nasional Iran, para demonstran juga menyatakan kesetiaan mereka kepada nilai-nilai dan cita-cita luhur Revolusi Islam.


Teheran, Suarathailand- Komunitas Yahudi Iran telah menggelar demonstrasi solidaritas nasional di ibu kota Teheran, sejalan dengan aksi unjuk rasa massal yang diadakan setiap malam oleh warga Iran di seluruh negeri untuk mendukung Pemimpin dan Angkatan Bersenjata melawan musuh.

Komunitas Yahudi di Teheran menggelar demonstrasi massal di Lapangan Valiasr pada Selasa malam, dengan ratusan anggotanya meneriakkan slogan-slogan dukungan untuk para pembela tanah air, dan menyatakan kesetiaan mereka kepada Pemimpin Revolusi Islam yang baru, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei.

Sambil mengibarkan bendera nasional Iran, para demonstran juga menyatakan kesetiaan mereka kepada nilai-nilai dan cita-cita luhur Revolusi Islam.

Mereka juga membawa spanduk bertuliskan “Kami, Yahudi Iran, mengutuk kejahatan yang dilakukan oleh pasukan Amerika-Zionis” dan “Yudaisme berbeda dari Zionisme.”

Demonstrasi massal serupa telah diadakan oleh seluruh warga Iran dari berbagai lapisan masyarakat di alun-alun utama kota-kota di seluruh negeri setiap malam sejak dimulainya perang yang dipaksakan oleh agresor Amerika dan Israel pada 28 Februari.

Rabbi Younes Hamami Lalezar, pemimpin dan otoritas keagamaan tertinggi komunitas Yahudi Iran, juga berpartisipasi dalam demonstrasi hari Selasa yang diadakan di Lapangan Valiasr, Teheran.

Demonstrasi tersebut, yang diadakan sejalan dengan suasana empati dan kehadiran warga Iran setiap malam di alun-alun di seluruh negeri, merupakan manifestasi dari solidaritas antarbudaya kelompok etnis dan agama di Iran.

Minggu lalu, anggota komunitas Yahudi di Shiraz juga memberikan penghormatan kepada para martir perang baru-baru ini selama kunjungan ke makam mereka, menekankan bahwa Yudaisme sama sekali berbeda dari Zionisme.

Mereka juga menunjukkan solidaritas nasional mereka dan ikatan yang tak terputus dengan cita-cita pertahanan Iran dan integritas teritorial.

Di sela-sela upacara pada hari Jumat, ketua komunitas Yahudi di Shiraz, provinsi Fars di Iran selatan, Amir Ala Salari, menekankan bahwa empati orang Yahudi terhadap sesama warga Iran memiliki akar yang dalam dan persaudaraan.

“Kehadiran kami di tempat suci ini adalah pesan yang jelas bagi dunia; Kami orang Yahudi menganggap diri kami sepenuhnya terpisah dari Zionisme dan selalu membuktikan persaudaraan kami dengan bangsa Iran yang agung,” tegasnya.

Rabbi Salari juga menekankan bahwa Iran adalah “tempat teraman di dunia bagi kami”, mencatat bahwa anti-Semitisme tidak pernah tercatat dalam periode mana pun dalam sejarah Iran.

“Kami dengan bangga bekerja bersama rekan senegara kami dan mendengarkan perintah Pemimpin untuk kemenangan dan stabilitas” tanah air, tambahnya.

Amerika Serikat dan rezim Israel melancarkan serangan agresi tanpa provokasi terbaru mereka terhadap Republik Islam pada 28 Februari, menewaskan sedikitnya 3.300 orang dan merusak infrastruktur sipil.

Angkatan Bersenjata Iran merespons dengan lebih dari 10 gelombang serangan balasan, yang diberi kode nama Operasi True Promise 4, meluncurkan ratusan rudal balistik dan hipersonik serta serangan pesawat tak berawak terhadap target-target sensitif dan strategis Amerika dan Israel di seluruh wilayah tersebut.

Share: