Komisi VIII DPR Minta Kemenag Kawal Persiapan Puncak Haji di Tanah Suci

Calon jemaah haji akan menjalani wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah, yang akan jatuh pada Jumat (8/7/2022).

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Diah Pitaloka, meminta Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengawal persiapan jemaah haji Indonesia dalam menjalani puncak ibadah haji. 

Dia menyatakan hal tersebut saat kunjungan kerja Komisi VIII DPR ke Arab Saudi untuk mengecek lokasi Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Kami berharap Kemenag sebagai penyelenggara ibadah haji Indonesia mengomunikasikan kepada Muassasah agar mempersiapkan secara maksimal fasilitas bagi jemaah haji Indonesia,” ujar Diah kepada wartawan, Sabtu (2/7/2022).

Diah sudah mengecek tenda bagi jemaah haji Indonesia di Arafah. Dia menemukan masih kurang memadainya fasilitas bagi jemaah Indonesia, di antaranya saluran air yang belum terpasang, dapur yang belum jadi, hingga kasur bagi jemaah yang ukurannya sangat kecil.

“Biaya masyair tahun ini naik, tetapi saya tidak melihat adanya peningkatan fasilitas bagi jemaah haji yang signifikan di Armuzna,” tuturnya.

Calon jemaah haji akan menjalani wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah, yang akan jatuh pada Jumat (8/7/2022) mendatang. Untuk itu, Diah mendorong agar Kemenag mengomunikasikan kepada panitia haji Arab Saudi untuk meningkatkan fasilitas untuk jemaah haji Indonesia.

“Karena walaupun ada tambahan biaya masyair ternyata fasilitasnya tidak ada perbaikan atau penambahan, tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Hanya AC yang menjadi tambahan,” kata Diah.

Share: