Komisi VI DPR Bentuk Panja Usut Soal  Kelangkaan Minyak Goreng

Materi yang disampaikan Mendag di rapat terakhir tidak menjawab hal-hal yang menjadi polemik selama ini. 

Wakil Ketua Komisi VI DPR Muhamad Hekal menyatakan Komisi VI DPR telah membentuk panitia kerja (panja) komoditas pangan untuk mengusut polemik kelangkaan minyak goreng. 

Panja akan segera bekerja pekan depan.

"Sementara Komisi VI sudah sepakat bikin panja komoditas pangan untuk mendalami polemik ini. Ya sementara ini saya sebagai pimpinan komisi VI dari Gerindra akan dorong panja segera kerja minggu depan," kata Hekal kepada wartawan, Sabtu (19/3/2022).

Hekal mengatakan materi yang disampaikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi di rapat terakhir kemarin tidak menjawab hal-hal yang menjadi polemik selama ini. Untuk itu, Komisi VI akan mendalami lewat panja.

"Kemarin menteri perdagangan yang pegang leading sektor di bidang ini sudah datang ke DPR dan memberikan penjelasan yang cukup mengecewakan menurut kami sehingga komisi VI sebagai mitra menteri perdagangan terpanggil untuk langsung kerja mendalami masalah ini dengan panja," kata Hekal.

Apalagi menurut Hekal ketika stok minyak melimpah ketika harga eceran tertinggi (HET) yang ditentukan pemerintah dicabut. Dia menilai kondisi itu memalukan. 

Hekal menilai Mendag gagal mengatasi polemik tersebut.

"Kan sangat memalukan bahwa setelah dibebaskan DMO, DPO, HET dan PE, dalam kurang dari 1 hari barang melimpah yang sebelumnya langka. Dan itu semua kewenangan mendag yang gagal mengatasi situasi. Jadi kita komisi VI malu dan terpanggil untuk mendalami kinerja mitra kita," ucapnya. (antara, detik)






Share: