Pesawat M-346 F Block 20 dipilih karena spesifikasi dan kemampuan pesawat cocok dengan doktrin pertahanan udara yang dianut oleh TNI.
Jakarta, Suarathailand- Antara melaporkan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai bahwa pembelian 12 pesawat jet latih tempur M-346 dari Italia sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk melanjutkan modernisasi pertahanan secara bertahap dan berkesinambungan.
Dave menyatakan dalam konteks pembangunan kekuatan TNI AU, keberadaan pesawat latih tempur memiliki peran yang sangat penting untuk mempersiapkan penerbang sebelum mengoperasikan pesawat tempur generasi yang lebih modern.
"Skema penguatan pertahanan tidak hanya dilakukan melalui penambahan alutsista, tetapi juga dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang akan mengoperasikannya," kata Dave di Jakarta, Jumat.
Dave menyebut kebijakan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan alutsista harus dipahami sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang menuju terwujudnya postur pertahanan yang semakin kuat dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis.
Pada dasarnya dilaksanakan dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional, kesinambungan sistem persenjataan, serta kesiapan personel, sehingga seluruh elemen pertahanan dapat berkembang secara selaras.
Dave menilai kerja sama pengadaan alutsista dengan mitra luar negeri juga perlu memberikan manfaat yang lebih luas bagi Indonesia.
Dave ingin agar pola kerja sama seperti itu juga membuka ruang bagi transfer teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan kemampuan pemeliharaan dan perawatan di dalam negeri, serta perluasan keterlibatan industri pertahanan nasional dalam rantai pasok global.
Untuk itu, dia pun mendukung berbagai langkah pemerintah untuk terus memperkuat kemampuan pertahanan nasional melalui pembangunan kekuatan TNI yang profesional, modern, dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) membeli 12 jet tempur baru yakni M-346 F Block 20, buatan perusahaan alat utama sistem senjata (alutsista) asal Italia Leonardo, untuk dipakai sebagai pesawat latihan bagi para penerbang tempur TNI AU.
Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis (24/7), menyebut M-346 F Block 20 dipilih karena spesifikasi dan kemampuan pesawat cocok dengan doktrin pertahanan udara yang dianut oleh TNI.




