"Para pelaku pembunuhan ini harus mengucapkan selamat tinggal pada tidur nyenyak dan kenyamanan."
Teheran, Suarathailand- FNA melaporkan Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk Urusan Politik, Brigadir Jenderal Yadollah Javani, bersumpah bahwa pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Seyed Ali Khamenei yang telah gugur tidak akan dibiarkan tanpa hukuman.
"Para pelaku kejahatan ini harus mengucapkan selamat tinggal pada tidur nyenyak dan kenyamanan," kata pejabat militer itu dalam sebuah wawancara dengan FNA pada hari Minggu.
AS dan rezim Israel melancarkan perang agresi ilegal mereka terhadap Iran pada akhir Februari dengan membunuh Ayatollah Khamenei, bersama dengan komandan dan pejabat militer senior. Hampir 3.500 orang juga kehilangan nyawa dalam serangan itu.
Serangan itu memicu respons besar-besaran dari Iran, termasuk serangan udara terhadap pangkalan dan aset militer AS di wilayah tersebut, serta target di wilayah yang diduduki Israel.
"Metode hukuman akan dilakukan dalam berbagai bentuk oleh para pencari kebebasan, Poros Perlawanan, dan negara-negara merdeka di seluruh dunia," kata Brigadir Jenderal. Jenderal Javani menambahkan.




