Presiden Xi Jinping mendesak negara-negara Teluk dan komunitas internasional yang lebih luas untuk mendasarkan setiap penyelesaian regional pada hidup berdampingan secara damai, kedaulatan, hukum internasional, dan keseimbangan antara pembangunan dan keamanan.
Beijing, Suarathailand- Kedutaan Besar China di Thailand Menerbitkan Usulan Xi Jinping tentang Hidup Berdampingan Secara Damai, Kedaulatan, Supremasi Hukum, dan Keseimbangan Pembangunan-Keamanan
Beijing telah menetapkan cetak biru empat poin untuk perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, dengan Presiden Xi Jinping mendesak negara-negara Teluk dan komunitas internasional yang lebih luas untuk mendasarkan setiap penyelesaian regional pada hidup berdampingan secara damai.
Selain itu hormati kedaulatan, hukum internasional, dan keseimbangan antara pembangunan dan keamanan.
Usulan tersebut diterbitkan oleh Kedutaan Besar China di Thailand setelah Xi mengangkatnya selama pembicaraan di Beijing dengan Putra Mahkota Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan dari Abu Dhabi.
1. Tetap berkomitmen pada prinsip hidup berdampingan secara damai.
Xi mengatakan negara-negara Teluk adalah tetangga dekat yang tidak dapat saling menjauh, sehingga hubungan yang stabil sangat penting bagi masa depan kawasan ini.
Ia mengatakan upaya harus difokuskan pada membantu negara-negara Teluk meningkatkan hubungan, membangun arsitektur keamanan bersama, komprehensif, kooperatif, dan berkelanjutan untuk Timur Tengah dan kawasan Teluk, dan memperkuat fondasi untuk hidup berdampingan secara damai.
2. Tetap berkomitmen pada prinsip kedaulatan nasional.
Ia mengatakan kedaulatan adalah fondasi bagi semua negara, terutama negara berkembang, untuk bertahan hidup dan berkembang, dan tidak boleh dilanggar. Kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah negara-negara Teluk, katanya, harus benar-benar dihormati, sementara keselamatan personel, fasilitas, dan lembaga harus dilindungi dengan tegas.
3. Tetap berkomitmen pada prinsip supremasi hukum internasional.
Xi juga menyerukan kepatuhan yang teguh terhadap sistem internasional dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai intinya, tatanan internasional berdasarkan hukum internasional, dan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional di bawah Piagam PBB.
4. Tetap berkomitmen pada pendekatan yang seimbang terhadap pembangunan dan keamanan.
Pada poin keempat, Xi mengatakan keamanan adalah prasyarat untuk pembangunan, sementara pembangunan pada gilirannya membantu menjaga keamanan.
Ia mengatakan semua pihak harus bekerja untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan membawa energi positif bagi pembangunan negara-negara Teluk.
China, tambahnya, siap untuk berbagi peluang yang muncul dari dorongan modernisasinya dengan negara-negara Teluk dan bekerja sama dengan mereka untuk memupuk fondasi yang lebih kuat bagi pembangunan dan keamanan regional.




