Kepala Junta  Myanmar Undang Vladimir Putin Kunjungi Myanmar

Junta Myanmar komitmen untuk memperdalam hubungan dengan Rusia.


Moskow, Suarathailand- Ketua Dewan Administrasi Negara dan Perdana Menteri Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengunjungi Myanmar dalam rangka perjalanan persahabatan.

Setelah berdiskusi, Ketua tersebut menekankan komitmen Myanmar untuk memperdalam hubungan dengan Rusia, dengan menyatakan:

“Saya berdedikasi untuk memperkuat hubungan Myanmar-Rusia melalui peningkatan kerja sama. Saya sangat menghargai sambutan hangat yang diberikan kepada kami dan mengundang Presiden Putin untuk mengunjungi Myanmar pada waktu yang tepat.”

Myanmar dan Rusia telah menjalin hubungan diplomatik selama lebih dari 77 tahun, dengan kolaborasi yang terus berkembang dan persahabatan yang semakin erat. Kunjungan tersebut memungkinkan diskusi yang mendalam tentang masalah internasional, dan Ketua tersebut juga bertemu dengan Perdana Menteri Rusia dan Ketua Parlemen untuk menjajaki kerja sama ekonomi dan diplomatik lebih lanjut.

Selama perjalanan tersebut, Myanmar akan secara resmi membuka konsulat di St. Petersburg dan Novosibirsk, yang diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran dan kerja sama yang lebih erat antara kedua negara. Ketua tersebut menyatakan keyakinannya bahwa kunjungan ini akan memperkuat hubungan Myanmar-Rusia di berbagai sektor, termasuk perdagangan, pertahanan, sains, teknologi, energi, dan industri.

“Saya sangat yakin kerja sama kita akan terus berkembang dan berhasil. Myanmar sepenuhnya mendukung kedaulatan, stabilitas, dan upaya Rusia untuk menjaga perdamaian global,” ungkapnya.

Myanmar juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Rusia yang konsisten di platform internasional. Ke depannya, kedua negara berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam urusan global.

Sebagai bagian dari kunjungan tersebut, Myanmar dan Rusia menandatangani 10 perjanjian, termasuk nota kesepahaman tentang penggunaan energi nuklir secara damai, keselamatan nuklir, dan perlindungan radiasi. The Nation

Share: