Nadia memprediksi peningkatan kasus aktif bisa lebih dari 100 ribu kasus.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut durasi perawatan pasien terpapar Covid-19 Omicron di Indonesia 10-14 hari, sama dengan varian Delta.
Nadia memprediksi peningkatan kasus aktif bisa lebih dari 100 ribu kasus lantaran kasus Covid-19 harian dinilai mampu tembus 40-60 ribu kasus sehari pada Februari mendatang.
"Kasus aktif akan banyak ya, karena jumlah harian tinggi, sementara waktu sembuh pasien Omicron sama seperti varian Delta yaitu 10-14 hari," kata Nadia, Rabu (12/1).
Nadia menambahkan sejauh ini karakteristik varian Omicron tidak menyebabkan perburukan gejala pada pasien Covid-19, sehingga kemungkinan besar tidak perlu mendapatkan perawatan di rumah sakit atau dapat menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pemantauan dari pemerintah.
Kemenkes saat ini juga sudah bekerjasama dengan 17 startup telemedicine dan juga startup bidang logistik dan Kimia Farma agar penyaluran obat pasien Covid-19 dapat tersalurkan secara tepat.
Selain itu, Kemenkes menurutnya juga telah menyiapkan setidak nya 400 ribu pil Molnupiravir untuk terapi pasien Covid-19 gejala ringan. (antara, kemenkes, cnnindo)




