Kemenkes Sebut Sudah Antisipasi Cacar Monyet, Ini Awal Sejarah Cacar Monyet

WHO Tetapkan status darurat kesehatan global cacar monyet.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan belum ada kasus cacar monyet yang terdeteksi di Indonesia sampai hari ini.

Pemerintah tetap waspada dan telah melakukan sejumlah antisipasi untuk mencegah wabah cacar monyet. Apalagi WHO baru saja menetapkan penyakit ini sebagai darurat kesehatan global

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, wabah cacar monyet yang terus meluas lebih dari 70 negara adalah situasi luar biasa

"Sampai sekarang, belum ada kasus cacar mnyet di Indonesia," kata Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril, Senin (25/7/2022).

Pemerintah terus mengikuti perkembangan kasus cacar monyet di dunia dan memantau penelitian di negara yang telah melaporkan temuan cacar monyet. 

Perkembangan dan penelitian yang telah dilakukan oleh negara lain akan dijadikan pelajaran bagi Indonesia untuk menentukan langkah mencegahan dan penanganan yang terbaik. 

Kemenkes juga meningkatkan kewaspadaan di pintu masuk negara untuk mencegah penularan penyakit cacar monyet. 


BBC melaporkan virus cacar monyet pertama kali ditemukan di Afrika tengah pada 1950-an

BBC melaporkan virus cacar monyet pertama kali ditemukan di Afrika tengah pada 1950-an. Meskipun telah ditemukan lama, namun penyakit ini tidak pernah menyebar keluar Afrika dan memicu wabah di luar Afrika.

Namun pada Mei 2022, sejumlah negra di Eropa, Amerika Utara, dan beberapa tempat lainnya mendeteksi penyakit cacar monyet ini.

Direktur Clinical and Emerging Infections di UKHSA Meera Chand mengatakan sebagian besar kasus cacar monyet di Inggris terjadi pada pria gay, biseksual, dan pria lain yang berhubungan seks dengan pria (LSL). 

Selain itu, penyakit ini bisa ditularkan melalui kontak erat antara orang yang terinfeksi dengan orang-orang dalam jaringan seksual yang saling berhubungan. (kemenkes, bbc)

Share: