Kasus transmisi lokal Omicron mencapai 1.039 orang.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyatakan total sudah ada 2.980 kasus Omicron yang terdeteksi di Tanah Air.
"Total kasus Omicron 2.980. Di antaranya dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) 1.601 kasus," kata Nadia pada Senin, 31 Januari 2022.
Nadia menambahkan transmisi lokal atau kasus non-PPLN terlihat ada kenaikan. Sudah ada 1.039 kasus Omicron dari non-PPLN. Sementara itu yang menjalani proses epidemiologi ada 340 kasus.
Menteri Kesehatan RI Budi GunadiSadikin sebelumnya mengatakan 85 persen dari pasien Omicron di RI sudah sembuh. Hal ini disampaikan pada update PPKM pada Senin, 31 Januari 2022 siang.
Budi juga mengatakan dari pasien Omicron yang terdeteksi di RI yang mengalami gejala sedang, berat dan butuh oksigen sekitar 63 persen belum divaksinasi lengkap. Hal ini termasuk pada mereka yang sudah lanjut usia dan anak-anak.
Lima Pasien Omicron di Indonesia Meninggal
Budi juga menyampaikan sudah ada 5 orang yang meninggal karena varian Omicron di Indonesia. Lebih lanjut, lebih dari setengah yang meninggal belum mendapatkan vaksinasi dosis satu dan dua COVID-19.
"Sudah ada yang meninggal 5 orang positif Omicron. Itu 60 persen belum divaksin lengkap," katanya.
Melihat temuan fakta kurang menyenangkan bahwa Omicron juga bisa berdampak buruk pada anak-anak, Budi mengingatkan untuk mempercepat vaksinasi pada lansia dan anak yang usianya sudah bisa divaksin COVID-19. (antara)




