KASAD Minat Beli Tank Tangguh Australia Bushmaster

Banyak misi perang yang sudah dilakoni Bushmaster, termasuk perang di Afghanistan, Irak, Syria dan di Timor Timur.

Niat Australia untuk menyumbagkan 15 unit kendaraan militer lapis baja Bushmaster tak hanya disambut baik oleh Menhan Prabowo Subianto tapi juga oleh KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa.

Menindak lanjuti pertemuan antara Menhan Prabowo dengan Menhan Australia Peter Dutton terkait hibah 15 unit Bushmaster, Atase Pertahanan Australia Kolonel Micah Batt menemui Andika Perkasa.

Kolonel Micah Batt mengunjungi Markas Besar Angkatan Darat untuk membicarakan tentang kerja sama pengadaan alutsista Bushmaster dari Australia Defence Force.

Dalam video yang diunggah di kanal Youtube resmi TNI AD pada 12 September 2021, Andika Perkasa menerima kunjungan ini dengan sangat positif.

"Saya ingin berterima kasih karena bisa memberikan informasi bahwa ada penurunan harga dari Bushmaster dan berita baiknya kami berpikir untuk melakukan impor kendaraan ini," kata Kolonel Micah Batt saat menemui Andika Perkasa.

Pihak dari pertahanan Australia juga berencana untuk memberikan 15 unit Bushmaster bagi TNI AD dalam rangka mendukung misi perdamaian PBB.

"Pemerintah kami telah setuju untuk memberikan 15 kendaraan Bushmaster kepada TNI dalam rangka mendukung misi perdamaian PBB," lanjut Micah Batt.

Andika Perkasa menyambut baik kabar tersebut dan mengatakan soal niatnya membeli beberapa alutsista dari Australia.

"Jadi ini adalah sebuah gerakan positif dari Angkatan Pertahanan Australia. Anda memberikan penawaran dan kami tertarik membeli Bushmaster dan Hawkei," kata Andika Perkasa.

Bushmaster bisa menjadi salah satu opsi bagi kendaraan taktis militer untuk mengangkut personel TNI AD dalam berbagai misi.

Rantis lapis baja Bushmaster ini merupakan salah satu produk alutsista unggulan Australia yang dibuat oleh Thales Group di Queensland sejak tahun 1997.

Bushmaster telah teruji kekuatan dan ketangguhannya dalam berbagai misi yang telah dilakoni angkatan militer Australia selama ini.

Kendaraan ini juga digunakan oleh Angkatan Darat Inggris dan Angkatan Darat Selandia Baru.

Banyak misi perang yang sudah dilakoni oleh Bushmaster, termasuk perang di Afghanistan, Irak, Syria dan di Timor Timur.

Dilansir dari laman resmi Thales Group, ada beberapa varian Bushmaster yang telah digunakan oleh Australia:

Bushmaster untuk mengangkut pasukan, komando, patroli, pengangkutan senjata dan ada pula yang diubah menjadi ambulans.

Dengan fleksibilitas Bushmaster, rantis ini cocok diterjunkan dalam berbagai misi.

Bushmaster memiliki keunggulan terbuat dari bahan lapis baja yang bisa memberi perlindungan aman bagi para personel di dalamnya dari peluru dan misil peledak.

Kendaraan taktis ini telah teruji tahan dari tembakan peluru kaliber kecil dan alat peledak serta kebal ranjau.

Bushmaster dibuat dengan sistem penggerak 4x4 dan memiliki empat roda.

Dengan fitur tersebut, Bushmaster diklaim bisa melewati berbagai medan off road dengan mudah dan tidak gampang selip.

Bushmaster memiliki bobot 11 ton dan bisa mengangkut maksimal 4 ton muatan.

Total personel yang bisa dibawa oleh Bushmaster sebanyak 9 personel sudah termasuk dengan driver.

Bushmaster memiliki kecepatan maksimal hingga 100 km/jam.

Bushmaster memang pantas dijajal untuk memperkuat TNI AD, tak heran Jenderal TNI Andika Perkasa pun tertarik untuk membelinya dari Australia. (ZJ)



Share: