Sebanyak 125.838 orang telah dievakuasi dari empat provinsi perbatasan dan ditempatkan di 492 tempat penampungan sementara.
Suarathailand- Pasukan Kamboja telah melancarkan serangan berkelanjutan terhadap wilayah perbatasan Thailand menggunakan senjata seperti peluncur roket BM-21 dan drone.
Sebanyak 125.838 orang telah dievakuasi dari empat provinsi perbatasan dan ditempatkan di 492 tempat penampungan sementara.
Serangan tersebut berdampak langsung pada wilayah sipil, dengan beberapa roket mendarat di komunitas lokal, yang mendorong evakuasi skala besar.
Pusat Operasi Area Angkatan Darat Kedua pada hari Selasa (9 Desember) mengeluarkan informasi terbaru mengenai situasi di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja hingga pukul 09.00.
Sejak pukul 04.50, pasukan Kamboja telah melancarkan serangan berkelanjutan terhadap posisi-posisi Thailand, menggunakan peluncur roket multi-laras BM-21, drone pengebom, dan drone "kamikaze" terhadap pangkalan dan benteng Thailand di beberapa front, dari sektor Chong Bok hingga area Kuil Ta Kwai dan Kuil Prasat Khana.
Serangan terberat difokuskan pada wilayah Phu Makua dan sekitar Kuil Ta Muen Thom, tempat pasukan Kamboja berupaya keras untuk merebut kembali wilayah tersebut.
Beberapa roket BM-21 telah mendarat di permukiman sipil.
Pihak Thailand telah merespons dengan senjata api langsung dan tidak langsung sesuai dengan rencana operasional, mempertahankan kendali atas medan kunci dan menimbulkan kerusakan signifikan pada kemampuan pihak lawan.
Tim pengamat ASEAN (AOT-TH) mengunjungi rumah sakit di Kamp Sapphasitprasong untuk bertemu dengan personel yang terluka dan mendengar laporan pertempuran secara langsung.
Tim tersebut berbicara dengan seorang tentara yang terluka dalam penyergapan di pangkalan Phu Pha Lek di distrik Kantharalak, provinsi Si Sa Ket.
Evakuasi warga sipil masih terus berlanjut.
Di empat provinsi perbatasan, 492 tempat penampungan sementara telah dibuka, yang saat ini menampung 125.838 orang, dengan rincian sebagai berikut:
Ubon Ratchathani: 22.580 orang
Sisaket: 45.914 orang
Surin: 51.781 orang
Buri Ram: 5.563 orang
Sebanyak 75 titik evakuasi telah didirikan khusus untuk kelompok rentan, menampung 3.123 orang, yang terdiri dari:
Ubon Ratchathani: 114 orang
Si Sa Ket: 77 orang
Surin: 2.632 orang
Buri Ram: 300 orang
Untuk membantu para petani terdampak, Departemen Veteriner Angkatan Darat telah memasok 24.000 kilogram jerami kering sebagai pakan ternak.
Area Angkatan Darat Kedua mengimbau masyarakat untuk tidak membagikan foto, klip video, atau informasi yang menunjukkan pergerakan pasukan dan operasi militer, demi melindungi personel garda depan dan menjaga efektivitas operasional.
Ia mengimbau masyarakat untuk hanya mengikuti perkembangan terkini melalui saluran resmi pemerintah dan laman resmi Area Angkatan Darat Kedua, serta menegaskan kembali bahwa semua langkah yang diperlukan akan diambil untuk menjamin keamanan dan mempertahankan kedaulatan Thailand semaksimal mungkin.




