Brigadir Jenderal Sopka mengatakan wilayah Chanthaburi dan Pailin tetap tenang dan terkoordinasi erat, menekankan bahwa Thailand dan Kamboja masih saling membutuhkan.
Chanthaburi, Suarathailand- Pada 25 Desember 2025, Brigadir Jenderal Sopka, komandan Komando Militer Wilayah 5 Kamboja, Sektor 3, mengatakan kepada media Thailand tentang situasi perbatasan Thailand-Kamboja—khususnya di Chanthaburi di sisi Thailand dan Pailin di sisi Kamboja.
Ia mengatakan Chanthaburi dan Pailin seperti “kota kembar”, dengan situasi keseluruhan tenang dan tertib. Ia mengatakan tidak ada kekerasan atau bentrokan, dan kedua daerah tersebut terus berkoordinasi erat—menyelesaikan kesalahpahaman dan menginstruksikan pejabat di kedua sisi untuk mencegah ketegangan meningkat. Ia menambahkan bahwa Chanthaburi dan Pailin adalah daerah teladan untuk kerja sama dan belum pernah mengalami insiden serius.
Ketika ditanya apakah perdamaian dapat dicapai di wilayah lain, Brigjen Sopka mengatakan ia tidak dapat menjawab, karena hal itu bergantung pada diskusi di antara para pemimpin lokal di setiap wilayah. Ia mengatakan bukan wewenangnya untuk ikut campur atau memberikan nasihat.
Ketika ditanya apakah ia yakin semuanya akan berjalan lancar, ia memberi hormat militer dan menjawab singkat: “Ya.”
Mengenai arah pertemuan Komite Perbatasan Umum Thailand-Kamboja (GBC) selama satu hingga dua hari ke depan, ia mengatakan ia tidak dapat berkomentar dan bahwa publik harus menunggu kesimpulan resmi dari pembicaraan formal tersebut.
Ia menyimpulkan dengan mengatakan bahwa ia tetap yakin bahwa Thailand dan Kamboja adalah negara tetangga yang masih harus saling bergantung dan tidak dapat dipisahkan. Tujuan utamanya, katanya, adalah membangun perdamaian sehingga orang-orang di kedua sisi dapat menjalani kehidupan normal dan aman—meskipun beberapa wilayah di sepanjang perbatasan tetap tegang.




