AS dan Thailand telah memiliki hubungan positif selama 188 tahun. Keduanya bekerja sama kuat di bidang keamanan dan ekonomi.
PM Prayut Chan-o-cha bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Wendy R. Sherman kemarin (2/6) untuk membahas situasi vaksin Covid-19.
Perwakilan AS mengakui perjuangan Thailand untuk mendapatkan dan mendistribusikan vaksin ke semua orang di negara itu, mengamati bahwa banyak negara bergulat dengan masalah serupa.
Dia menyatakan bahwa AS telah mengejar kebijakan pengadaan pasokan vaksin Covid-19 yang berlebih untuk membantu negara lain agar warganya divaksinasi dan memulai jalan menuju pemulihan.
AS, yang pernah menjadi pusat pandemi Covid-19, telah memvaksinasi penduduknya dengan sangat cepat. 50% dari negara tersebut sekarang telah menerima setidaknya satu suntikan. Sementara 40% warga AS telah divaksinasi penuh.
AS total telah memberikan lebih dari 296 juta vaksin ke warganya.
Sekelompok ekspatriat Amerika mendesak Sherman untuk mengalokasikan vaksin untuk ekspatriat AS.
PM Prayut mengucapkan selamat kepada Sherman atas pengangkatannya menjadi Wakil Menteri Luar Negeri AS. PM juga menitipkan ucapan selamat atas Presiden terpilih AS Joe Biden.
Dia menyatakan rakyat Thailand menonton politik Amerika dan berharap dapat memperkuat hubungan persahabatan yang telah berlangsung lama antara kedua negara.
AS telah memiliki hubungan positif dengan Thailand selama 188 tahun. Keduanya bekerja sama kuat di bidang keamanan dan ekonomi.
Wakil Menteri Luar Negeri AS berterima kasih kepada PM Prayut atas sambutan dan keramahanya. Wamenlu AS mengapresiasi tentang kemitraan jangka panjang antara kedua negara.
Pertemuan tersebut berjalan sukses, dan PM Prayut berterima kasih kepada Sherman atas dukungannya dan menyatakan Thailand bersedia dan berterima kasih untuk menerima bantuan Covid-19 dari AS untuk membantu pengadaan vaksin dan memerangi pandemi.
Kedutaan Besar AS di Bangkok merilis pernyataan tentang kunjungan dan pertemuan Sherman dengan PM Prayut, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Don Pramudwinai, dan organisasi internasional.
Pernyataan itu menegaskan kembali dukungan AS dalam bantuan Covid-19 ke Thailand, menjanjikan bantuan sebesar US$30 juta. (Phuket News, US Embassy)




