Jahat, Suka atau Tidak Suka Trump akan Kuasai Wilayah Greenland

Trump mengklaim jika AS tidak menguasai Greenland, Rusia atau Tiongkok akan mengambil alih Greenland.


AS, Suarathailand- Trump bertemu dengan para eksekutif industri minyak di Gedung Putih pada Jumat, 9 Januari. Dalam pertemuan tersebut Presiden Donald Trump menyatakan Amerika Serikat (AS) akan melakukan sesuatu terhadap Greenland, terlepas dari apakah “mereka suka atau tidak." 

Trump mengklaim lebih memilih mengakuisisi Greenland dengan cara yang mudah melalui kesepakatan. Namun, ia mengklaim jika AS tidak menguasai wilayah tersebut, Rusia atau Tiongkok akan mengambil alihnya.

“Jika kita tidak melakukannya dengan cara mudah, maka kita akan melakukannya dengan cara yang keras,” ujar Trump, tanpa menjelaskan apa yang dimaksud dengan cara keras tersebut.

Trump juga menyebut dirinya sebagai “penggemar” Denmark, tetapi mempertanyakan klaim negara itu atas Greenland. Menurutnya, fakta bahwa Denmark pernah mendaratkan kapal di wilayah tersebut ratusan tahun lalu tidak otomatis berarti memiliki hak atas tanah itu.

“Saya yakin kami juga pernah mengirim banyak kapal ke sana," lanjutnya, dikutip dari ITV, Sabtu, 10 Januari 2026.

Trump dan para pejabatnya telah lama menyatakan keinginan untuk menguasai Greenland guna memperkuat keamanan Amerika Serikat serta membuka peluang bisnis dan pertambangan.

Sebelumnya, Gedung Putih mengindikasikan bahwa opsi militer turut dipertimbangkan terkait Greenland. Pernyataan itu memicu peringatan dari perdana menteri Denmark yang menyebut langkah tersebut berpotensi mengakhiri NATO.


Share: