Iran Sebut Asetnya di Qatar Rp214,2 Triliun akan Dicairkan Sesuai Kesepakatan

"Sekitar enam dari 12 miliar dolar AS (sekitar 107,1 dan Rp214,2 triliun) dana Iran yang disimpan di Qatar akan dicairkan dan dipindahkan ke negara kami. Mengenai pengembalian dana yang tersisa, upaya sedang berjalan," kata Pezeshkian.


Teheran, Suarathailand- Kantor berita Sputnik melaporkan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Senin, mengkonfirmasi pencairan dana Iran senilai enam miliar dolar AS yang disimpan di Qatar. Aset tersebut akan dipindahkan ke Teheran.

"Sekitar enam dari 12 miliar dolar AS (sekitar 107,1 dan Rp214,2 triliun) dana Iran yang disimpan di Qatar akan dicairkan dan dipindahkan ke negara kami. Mengenai pengembalian dana yang tersisa, upaya sedang berjalan," kata Pezeshkian.

Sesuai dengan pernyataan pada 23 Juni, Gubernur Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati mengatakan bahwa Amerika Serikat akan mencairkan aset Iran senilai 12 miliar dolar AS yang dibekukan pada tahap pertama.

Iran dan Amerika Serikat telah menandatangani memorandum yang mengatur pengakhiran konflik militer yang dimulai pada 28 Februari.

Dokumen tersebut juga menetapkan tenggat waktu bagi AS untuk mencabut blokade angkatan lautnya terhadap pelabuhan Iran dan bagi Iran untuk memulihkan pelayaran di Selat Hormuz.

Selain itu, Iran berjanji tidak akan mengembangkan senjata nuklir, sementara persoalan program nuklir Teheran bakal diselesaikan lewat kesepakatan tersendiri.

Para pihak akan kembali mengadakan perundingan dalam kurun waktu 60 hari. Bagi Iran, hasil dari negosiasi ini harus berujung pada pencabutan sanksi terhadap negara mereka.


Sumber: Sputnik

Share: